
Polda Kaltim Siaga Antisipasi Demo 21 April 2026
- Kapolda Tekankan Pendekatan Humanis
Kabar Ibu Kota
IBUKOTAKINI.COM – Polda Kalimantan Timur mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi aksi unjuk rasa yang akan digelar 21 April 2026.
Langkah ini ditandai dengan apel gabungan personel Ditsamapta dan Satbrimob di Balikpapan, Rabu (15/4/2026).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, yang menekankan pentingnya kesiapan personel tidak hanya dari sisi kekuatan, tetapi juga pola penanganan di lapangan.
“Biarkan mereka menyampaikan aspirasi sepanjang tidak membahayakan. Tahan emosi dan tunjukkan kedewasaan. Biarkan masyarakat yang menilai,” tegasnya.
BACA JUGA:
Pendekatan Humanis Jadi Prioritas
Kapolda menegaskan, pola pengamanan unjuk rasa kini harus bergeser dari pendekatan berbasis kekuasaan menjadi pendekatan berbasis kepercayaan publik.
Seluruh personel diminta mengedepankan sikap humanis, profesional, serta menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia (HAM) dalam setiap penanganan massa aksi.
Selain itu, strategi preemtif dan preventif juga diperkuat, termasuk dengan mengoptimalkan peran negosiator di lapangan.
Tindakan tegas, kata dia, hanya dilakukan secara terukur apabila terjadi pelanggaran hukum atau gangguan keamanan.
BACA JUGA:
Menurut Endar Priantoro, stabilitas keamanan di Kalimantan Timur memiliki peran strategis, terutama seiring keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Situasi keamanan di wilayah ini menjadi indikator penting. Menjaga Kaltim berarti menjaga keberlangsungan pembangunan nasional,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan profesionalitas antarpersonel di tengah dinamika sosial yang berkembang.
Operasi Aman Nusa I-2026 Disiagakan
BACA JUGA:
Polda Kaltim Ungkap 11 Kasus Penyalahgunaan BBM, 12 Tersangka
Untuk memperkuat kesiapan, Polda Kaltim menggelar Operasi Aman Nusa I-2026. Dalam operasi ini, satu SSK personel dari Batalyon A Pelopor Satbrimob disiagakan guna mengantisipasi potensi konflik sosial.
Komandan Batalyon A Pelopor, Iwan Pamuji, mengatakan seluruh personel diminta siap merespons cepat setiap situasi.
“Personel harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta tetap mengedepankan pendekatan humanis,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesiapan tidak hanya menyangkut jumlah personel, tetapi juga kemampuan, koordinasi, dan kesiapan taktis di lapangan agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.***
