Postur Berkendara yang Benar, Kunci Nyaman dan Aman di Jalan
Tren

Postur Berkendara yang Benar, Kunci Nyaman dan Aman di Jalan

  • Posisi berkendara yang tepat terbukti mampu mengurangi kelelahan dan menjaga konsentrasi
Tren
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Kenyamanan saat berkendara sepeda motor bukan hanya ditentukan oleh kondisi kendaraan, tetapi juga postur tubuh pengendara. 

Posisi berkendara yang tepat terbukti mampu mengurangi kelelahan dan menjaga konsentrasi, terutama saat melintasi jalanan menantang seperti di Balikpapan yang bergelombang dan berbukit. 

Astra Motor Kaltim 1 mengingatkan pentingnya postur berkendara yang ergonomis demi keselamatan di jalan. Hal ini menjadi krusial, terutama bagi pengendara yang menempuh perjalanan jarak jauh. 

Salah satu contoh kendaraan yang dirancang dengan memperhatikan kenyamanan postur adalah Honda PCX 160. Skutik ini mengusung desain ergonomi yang mendukung berbagai posisi berkendara agar tubuh tetap rileks. 

Secara umum, terdapat dua posisi berkendara yang disarankan, yakni ride on position dan leisure position. Pada ride on position, posisi punggung tegak menjadi kunci utama. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/veda-ega-pratama-pebalap-indonesia-pertama-podium-grand-prix-moto-3

Postur ini membantu mengurangi tekanan pada bahu, leher, dan punggung. Posisi stang yang sedikit lebih tinggi dari pinggul membuat tangan lebih santai, sehingga pengendalian motor menjadi lebih stabil. 

Selain itu, posisi lutut yang sejajar dengan pinggul turut mengurangi ketegangan pada paha. 

Sementara itu, leisure position memungkinkan pengendara mengubah posisi kaki ke bagian depan. Posisi ini bermanfaat untuk mengurangi ketegangan pada kaki, khususnya saat perjalanan jauh. 

Setelah kondisi kaki kembali nyaman, pengendara dapat kembali ke posisi semula. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/tips-aman-mudik-motor-agar-lebaran-zero-accident

Safety Riding Officer Astra Motor Kaltim 1, Aditya Wicaksana, menegaskan bahwa postur berkendara yang benar memiliki peran penting dalam mencegah kecelakaan. 

“Fokus dan kenyamanan menjadi aspek yang sangat penting. Pengendara harus mampu membaca kondisi jalan sekaligus tetap rileks agar tidak cepat lelah,” ujarnya pada Rabu 25 Maret 2026. 

Ia menambahkan, kombinasi antara posisi berkendara yang tepat dan kendaraan yang ergonomis akan membantu pengendara tetap waspada di jalan. 

Dengan demikian, risiko kecelakaan akibat kelelahan dapat ditekan. 

"Pada akhirnya, berkendara bukan hanya sampai tujuan, tetapi juga memastikan perjalanan berlangsung aman dan menyenangkan," tutupnya. ***