
Potensi Karhutla Kaltim Meningkat Awal Februari 2026
- Puncak peningkatan potensi karhutla diprakirakan terjadi pada 2 Februari 2026
Kabar Ibu Kota
IBUKOTAKINI.COM - BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Timur. Berdasarkan pemantauan indeks Fine Fuel Moisture Code (FFMC), tingkat kemudahan terjadinya karhutla diperkirakan meningkat pada awal Februari 2026.
Dalam peta prakiraan harian periode 28 Januari hingga 2 Februari 2026, BMKG mencatat kondisi relatif aman pada 28–31 Januari, dengan mayoritas wilayah Kaltim berada pada kategori rendah. Namun, perubahan signifikan mulai terlihat pada 1 Februari, ketika sejumlah kawasan beralih ke kategori sedang hingga tinggi.
Puncak peningkatan potensi karhutla diprakirakan terjadi pada 2 Februari 2026. Pada tanggal tersebut, beberapa wilayah di Kaltim terpantau masuk kategori tinggi hingga sangat tinggi, yang menandakan bahan bakar permukaan seperti daun kering dan semak semakin mudah terbakar.
BMKG menjelaskan, indeks FFMC menggambarkan tingkat kekeringan bahan bakar halus di permukaan tanah. Semakin tinggi nilainya, semakin besar peluang api cepat menyala dan menyebar, terutama pada kondisi cuaca panas dan minim hujan.
BACA JUGA:
Cuaca Kaltim Tiga Hari ke Depan Relatif Kondusif - ibukotakini.com
Seiring peningkatan risiko tersebut, BMKG mengimbau pemerintah daerah, pemangku kepentingan, serta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Upaya pencegahan seperti larangan pembakaran lahan, kesiapsiagaan sumber daya pemadam, serta pemantauan titik rawan perlu diperkuat, khususnya menjelang awal Februari.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan indikasi kebakaran sejak dini guna mencegah meluasnya dampak karhutla yang berpotensi mengganggu kesehatan, transportasi, dan aktivitas ekonomi.
Informasi prakiraan dan peringatan dini karhutla dapat diakses melalui kanal resmi BMKG, termasuk media sosial dan layanan informasi Stasiun Meteorologi Kelas I SAMS Sepinggan Balikpapan. ***
