PPU Fest 2026 Jadi Magnet Wisata Keluarga dan UMKM di Penajam
Penajam

PPU Fest 2026 Jadi Magnet Wisata Keluarga dan UMKM di Penajam

  • PPU Fest 2026 di Alun-Alun Penyembolum menyedot perhatian ribuan warga dengan seni budaya, hiburan keluarga, dan puluhan stan UMKM
Penajam
Is Wahyudi

Is Wahyudi

Author

IBUKOTAKINI.COM Gelaran tahunan PPU Fest 2026 menyedot perhatian ribuan warga Penajam Paser Utara (PPU) dan sekitarnya. Berlangsung selama dua hari, 18–19 September 2026, di Alun-Alun Penyembolum, festival ini memadukan hiburan, seni budaya, serta aktivitas ekonomi kreatif masyarakat.

Digelar Pemerintah Kabupaten PPU melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), PPU Fest 2026 tidak hanya menjadi panggung hiburan. Festival tersebut juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk kuliner dan kerajinan kepada masyarakat.

Posisi PPU sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) turut membuat kegiatan semacam ini memiliki daya tarik tersendiri. Alun-Alun Penyembolum selama festival menjadi ruang berkumpul warga sekaligus lokasi promosi potensi wisata dan ekonomi kreatif daerah.

Kepala Disbudpar PPU Safwana mengatakan, rangkaian kegiatan PPU Fest 2026 disusun untuk menjangkau berbagai kelompok usia.

“Kami merancang agenda hari pertama penuh dengan nuansa kehangatan keluarga. Anak-anak diberi ruang mengekspresikan bakat seni sejak pagi, sorenya dihadirkan kesenian tradisional agar generasi muda tetap kenal dan cinta budaya Nusantara,” kata Safwana pada Jumat, 18 September 2026. 

Hari pertama PPU Fest 2026, Jumat (18/9), dibuka dengan Lomba Mewarnai dan sesi Mendongeng. Kegiatan tersebut menghadirkan suasana ramah anak sejak pagi.

BACA JUGA:

Bandara IKN Dibangun, Bupati PPU Ingin Putra Daerah Siap Ambil Peran - ibukotakini.com

Memasuki sore, pengunjung disuguhi pertunjukan Kuda Lumping. Kesenian tradisional tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara yang memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Kemeriahan berlanjut pada malam hari melalui penampilan J.Kopi, Sanggar Seni Luar Biasa, dan Vanila Band.

Rangkaian acara kemudian berlanjut pada Sabtu (19/9). Sore hari diisi penampilan Sanggar Seni BBT dan Lomba Zumba Battle yang mengajak pengunjung ikut beraktivitas.

Malam penutupan menghadirkan Nusantara Entertainment, Olopat Band, Sanggar Pertiwi, dan Plat Merah Band. Kehadiran Bupati PPU Mudyat Noor juga dijadwalkan menjadi bagian dari rangkaian malam puncak.

Acara semakin semarak dengan flashmob massal dan penampilan siswa FL3SN SMPN 1 PPU. Penyerahan hadiah lomba kemudian dilanjutkan penampilan Closs Band.

Panggung utama menjadi penutup rangkaian PPU Fest 2026 dengan penampilan Kiki Pantura bersama EQ Nusantara Band.

BACA JUGA:

180 PNS PPU Resmi Diangkat, Bupati Mudyat Minta ASN Muda Berinovasi - ibukotakini.com

PPU Fest Jadi Ruang Promosi UMKM

Di luar panggung hiburan, puluhan stan kuliner dan kerajinan tangan UMKM turut meramaikan kawasan Alun-Alun Penyembolum.

Kehadiran stan tersebut memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk menawarkan produk kepada pengunjung festival. Aktivitas itu sekaligus menjadikan PPU Fest sebagai titik pertemuan antara kegiatan wisata, hiburan, dan transaksi ekonomi masyarakat.

Safwana mengatakan, konsep PPU Fest 2026 memang dirancang dengan menggabungkan seni budaya, hiburan, dan aktivitas UMKM.

“PPU Fest 2026 ini kita konsep sebagai wadah integrasi antara seni budaya, hiburan masyarakat, dan pemulihan ekonomi berbasis UMKM. Kita ingin Alun-Alun Penyembolum menjadi pusat kreativitas warga sekaligus tempat transaksi yang saling menguntungkan,” pungkasnya. (ADV)