PPU Rampungkan 4 RDTR Prioritas, 2 Sudah Terintegrasi OSS
Penajam

PPU Rampungkan 4 RDTR Prioritas, 2 Sudah Terintegrasi OSS

  • PPU juga meraih Proyek PIKAT Terbaik dalam HLM RIRU Kaltim 2026
Penajam
Yandri Rinaldi

Yandri Rinaldi

Author

IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah merampungkan empat Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) prioritas sebagai bagian dari kesiapan daerah menyambut investasi dan pengembangan kawasan strategis.

Dari empat RDTR tersebut, dua di antaranya telah terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS). Integrasi ini menjadi salah satu langkah PPU untuk memberikan dukungan terhadap proses masuknya investasi di daerah.

Informasi tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati PPU Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Margono Hadi Sutanto, saat menghadiri High Level Meeting Regional Investor Relations Unit (HLM RIRU) Kalimantan Timur 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim, Samarinda, Rabu (16/9/2026).

Forum yang mengusung tema “Sinergi Percepatan Realisasi Investasi di Kalimantan Timur” tersebut dibuka Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji dan dihadiri perwakilan pemerintah kabupaten/kota, perangkat daerah, BI Kaltim serta pemangku kepentingan terkait investasi dan pembangunan.

BACA JUGA:

Aktivasi IKD di PPU Baru 20 Persen, Disdukcapil Jemput Bola ke Wilayah Pesisir - ibukotakini.com

Margono mengatakan, dalam forum tersebut sejumlah agenda strategis dibahas untuk mempercepat realisasi investasi di Kaltim. 

“Di antaranya penyelesaian RTRW dan RDTR, penyusunan pipeline Investment Project Ready to Offer (IPRO), identifikasi berbagai kendala investasi (bottleneck), target waktu penyelesaian, serta pembagian peran antar-pemangku kepentingan,” terangnya.

Margono menyebut, PPU saat ini masih menyelesaikan empat RDTR yang menjadi prioritas daerah.

“Dari jumlah tersebut, dua RDTR telah terintegrasi dengan OSS. Integrasi tersebut diharapkan mendukung kepastian tata ruang dalam proses investasi sekaligus memudahkan investor dalam mengakses proses perizinan berbasis sistem,” tukasnya.

PPU Siapkan Diri Sambut Investasi

Kesiapan tata ruang menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam HLM RIRU Kaltim 2026. Forum ini menjadi wadah untuk menyatukan langkah pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam mempercepat realisasi investasi.

Selain RDTR, pembahasan juga mencakup proyek-proyek yang masuk dalam pipeline IPRO. Proyek yang telah siap ditawarkan menjadi bagian dari upaya mempertemukan potensi daerah dengan kebutuhan investor.

BACA JUGA:

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih PPU Segera Dimulai - ibukotakini.com

Menurutnya, penyelesaian RDTR menjadi bagian penting dalam menyiapkan kawasan yang memiliki kepastian tata ruang untuk pengembangan investasi.

“Kepastian tata ruang menjadi bagian dalam pengembangan investasi,” tutupnya.

Diskusi HLM RIRU dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni. Pembahasan diarahkan untuk memetakan kendala investasi sekaligus menyusun timeline penyelesaiannya.

Pemkab PPU menjadi salah satu pemerintah daerah yang menyampaikan perkembangan kesiapan tata ruang dalam forum tersebut. Dalam kesempatan itu, PPU juga meraih Proyek PIKAT Terbaik dalam HLM RIRU Kaltim 2026 (Adv)