
Prabowo Tambah 17 Pesawat Water Bombing untuk Tangani Karhutla Kalimantan
- Hasil Evaluasi Presiden Bersama Menteri dan Panglima TNI
Tren
IBUKOTAKINI.COM – Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dengan menambah kekuatan armada udara. Pemerintah mengerahkan tambahan 17 pesawat water bombing, 1.500 personel, serta 200 pompa dan pipa untuk mempercepat pemadaman, terutama kebakaran bawah tanah di kawasan gambut.
Evaluasi tersebut dilakukan Presiden bersama sejumlah menteri, Panglima TNI, dan para Kepala Staf Angkatan di kediaman Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu malam, 23 Agustus 2026.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, sepanjang Minggu sore hingga malam, Presiden memanggil sejumlah menteri dan pejabat terkait untuk membahas berbagai isu strategis. Pertemuan dengan jajaran TNI menjadi sesi terakhir dalam rangkaian pembahasan tersebut.
Dalam pertemuan itu, Presiden membahas tindak lanjut instruksi pemerintah terkait distribusi dukungan ke wilayah Kalimantan yang terdampak karhutla serta Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah menjalani pemulihan pascagempa.
BACA JUGA:
Prabowo Turunkan 4 Helikopter Water Bombing untuk Padamkan Karhutla Kalteng - ibukotakini.com
“Pada sesi pertemuan terakhir bersama Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan, Presiden membahas tindak lanjut instruksi Presiden mengenai dukungan yang telah diperintahkan untuk didistribusikan ke daerah Kalimantan dan NTT, khususnya yang melalui penerbangan udara,” demikian keterangan Seskab.
Pemerintah Tambah 17 Pesawat Water Bombing
Untuk memperkuat operasi pemadaman karhutla di Kalimantan, pemerintah menambah 17 pesawat water bombing. Penguatan armada udara itu menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan kebakaran di sejumlah wilayah terdampak.
Selain dukungan udara, pemerintah juga mengirimkan tambahan 1.500 personel beserta perlengkapan perorangan untuk memperkuat operasi di lapangan.
BACA JUGA:
Berapa Luas Karhutla Kalteng Tahun 2026? Ini Data Terbarunya - ibukotakini.com
Penanganan kebakaran di lahan gambut juga menjadi perhatian. Pemerintah mengirimkan 200 pompa beserta pipa untuk membantu pemadaman api bawah tanah yang kerap menjadi tantangan dalam penanganan karhutla.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemadaman dapat berlangsung lebih cepat dan efektif, sekaligus mencegah meluasnya kebakaran dan dampak asap terhadap masyarakat.
Prabowo Evaluasi Pemulihan Pascagempa NTT
Selain penanganan karhutla Kalimantan, Presiden Prabowo juga membahas kelanjutan rekonstruksi dan penanganan masyarakat terdampak gempa di NTT.
Pemerintah memastikan bantuan dan dukungan yang telah diperintahkan dapat menjangkau wilayah terdampak serta mendukung proses pemulihan masyarakat.
BACA JUGA:
Prabowo Tinjau Karhutla di Kubu Raya, 198 Hotspot Terdeteksi di Kalbar - ibukotakini.com
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada personel TNI dan Polri yang terlibat dalam berbagai operasi penanganan bencana dan pelayanan masyarakat.
“Presiden menyampaikan apresiasi terhadap gerak cepat personel TNI-Polri di berbagai sektor dan wilayah seluruh Indonesia,” lanjut Seskab.
Pemerintah, kata Seskab, terus memastikan penanganan bencana, perlindungan masyarakat, serta pemulihan di wilayah terdampak dapat berjalan cepat dan efektif.***
