
Prabowo Turunkan 4 Helikopter Water Bombing untuk Padamkan Karhutla Kalteng
- Luas Karhutla Kalteng Capai 7.634 Hektare
Tren
IBUKOTAKINI.COM – Presiden Prabowo Subianto menambah kekuatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Sebanyak empat helikopter water bombing diturunkan untuk memperkuat operasi pemadaman titik-titik api.
Tambahan armada udara tersebut dijadwalkan mulai memperkuat operasi pemadaman pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Keputusan itu diambil setelah Presiden Prabowo menerima laporan mengenai kondisi terkini serta kebutuhan penanganan karhutla saat memimpin rapat di Posko Aju Penanganan Karhutla Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden memastikan dukungan pemerintah pusat terus diperkuat untuk menghentikan perluasan kebakaran sekaligus mencegah munculnya titik api baru.
BACA JUGA:
804 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim, Berau Tertinggi - ibukotakini.com
“Dalam rapat di Posko Aju Penanganan Karhutla Kalteng, Palangka Raya, Sabtu, 22 Agustus 2026, Presiden menerima laporan kebutuhan di lapangan dan memastikan dukungan pemerintah terus diperkuat,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis.
Selain armada udara, pemerintah juga menyiapkan dukungan kendaraan pemadam kebakaran dan memperkuat ketersediaan sumber air di lokasi terdampak karhutla.
Pemerintah menyiapkan pompa, jaringan pipa air, hingga mesin bor air guna memastikan pasokan air bagi tim pemadam tetap tersedia.
“Mobil pemadam disiapkan untuk mendukung penanganan kebakaran di lapangan. Penyediaan pompa, pipa-pipa air, dan mesin bor air terus dipenuhi untuk memperkuat suplai air bagi operasi pemadaman,” lanjut Teddy.
Luas Karhutla Kalteng Capai 7.634 Hektare
Penanganan karhutla menjadi perhatian serius pemerintah menyusul masih ditemukannya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.
Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, luas kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah sepanjang 1 Januari hingga 1 Agustus 2026 mencapai 7.634,46 hektare.
Meski demikian, pemerintah mencatat luasan karhutla tersebut lebih rendah dibandingkan sejumlah tahun sebelumnya.
Menurut Teddy, penurunan luasan kebakaran tidak terlepas dari penguatan kesiapsiagaan serta langkah mitigasi yang terus dilakukan pemerintah bersama seluruh unsur terkait.
BACA JUGA:
Pejabat di Kaltim Gelar Doa Minta Hujan di Tengah Kemarau - ibukotakini.com
“Angka ini lebih rendah dibandingkan luas karhutla pada sejumlah tahun sebelumnya berkat kesiapsiagaan yang terus diperkuat,” ungkapnya.
Prabowo Optimistis Karhutla Segera Terkendali
Selain fokus memadamkan titik api yang telah muncul, Presiden Prabowo juga meminta langkah pencegahan terus diperkuat untuk menghindari meluasnya kebakaran maupun munculnya titik api baru.
Kesiapsiagaan seluruh personel dan unsur penanganan karhutla di lapangan menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menghadapi ancaman kebakaran selama periode rawan.
Prabowo pun optimistis kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah dapat segera dikendalikan dengan penguatan operasi pemadaman dari darat dan udara.
Pemerintah juga menegaskan akan melakukan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan.
BACA JUGA:
Wali Kota Balikpapan Larang Bakar Lahan, Ini Sanksi bagi Pelanggarnya - ibukotakini.com
“Presiden optimistis karhutla dapat segera dikendalikan. Pemerintah akan terus memperkuat penanganan di lapangan sekaligus menindak sesuai hukum apabila ditemukan pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran,” tutur Teddy.
Dengan tambahan empat helikopter water bombing, pemerintah berharap operasi pemadaman karhutla di Kalimantan Tengah dapat berjalan lebih cepat sehingga kebakaran tidak semakin meluas.***
