
Proposal Bantuan Seni Membludak, Disbudpar PPU Seleksi Ketat Penerima
- Proposal bantuan seni membludak, Disbudpar PPU berlakukan seleksi ketat
Penajam
IBUKOTAKINI.COM - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kebanjiran usulan.
Tingginya antusiasme para pegiat seni membuat berbagai permohonan bantuan fasilitas kebudayaan mulai dari pakaian adat, alat musik tradisional, hingga pelatihan seni terus berdatangan ke Disbudpar.
Kendati usulan yang masuk cukup beragam, Sekretaris Disbudpar PPU, Suparman, mengatakan tetap memberlakukan mekanisme seleksi ketat serta penyesuaian skala prioritas.
Untuk alokasi tahun anggaran berjalan, penyaluran bantuan masih difokuskan pada item-item yang sudah direncanakan sebelumnya, seperti penyediaan perangkat sound system dan tenda sarnafil untuk mendukung kegiatan masyarakat.
"Perubahan atau penambahan jenis bantuan lain masih menunggu kepastian terkait penetapan anggaran perubahan daerah," ucap Suparman, Minggu (25/10/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Suparman juga meluruskan kesalahpahaman publik terkait potensi usulan bantuan dari instansi pendidikan. Sejauh ini, belum ada pengajuan perlengkapan kebudayaan yang masuk secara langsung dari sekolah formal.
BACA JUGA:
Tanjung Tengah Bakal Jadi Sentra Garam PPU, Potensinya Melimpah - ibukotakini.com
Pasalnya, fasilitas penunjang kegiatan di sekolah umumnya telah diakomodir oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU. Kendati demikian, kelompok pelajar tetap memiliki peluang besar untuk mengakses bantuan dari Disbudpar.
"Pihak sekolah atau kelompok pelajar tetap berpeluang mengakses bantuan kebudayaan apabila kelompok kegiatan mereka terdaftar resmi sebagai bagian dari sanggar seni atau paguyuban," tegasnya.
Disbudpar PPU memastikan bahwa sasaran utama program ini adalah sanggar seni dan paguyuban yang aktif di PPU. Guna menjaga akuntabilitas pengelolaan aset dan anggaran daerah, Disbudpar menerapkan aturan administratif yang ketat.
Seluruh transaksi pembayaran wajib diselesaikan secara tuntas sebelum barang bantuan diserahkan secara fisik kepada masyarakat penerima manfaat. Langkah preventif ini diambil guna mengantisipasi potensi kendala administratif di kemudian hari.
"Seluruh tahapan penyerahan bantuan alat seni ini ditargetkan tuntas dan dapat disalurkan secara menyeluruh pada tahun anggaran berjalan," pungkas Suparman. (Adv-Diskominfo PPU)
