kegiatan short talk show memperingati Hari Kesehatan ke-62 dengan tema "Sayangi Dirimu, Berani IVA Test, Langkah Nyata Perempuan Cerdas Cegah Kanker Serviks" di halaman Puskesmas Mekarsari pada Sabtu, 7 November 2026.
Balikpapan

Puskesmas Mekarsari Dekatkan Layanan IVA Test ke Warga

  • Berolaborasi Yayasan Kanker Indonesia Cabang Balikpapan
Balikpapan
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Puskesmas Mekarsari, Balikpapan, memperkuat upaya pencegahan kanker serviks dengan mendekatkan layanan deteksi dini melalui pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA Test) ke masyarakat. 

Petugas kesehatan bahkan turun langsung ke posyandu hingga rumah warga untuk meningkatkan akses pemeriksaan bagi perempuan.

Kepala Puskesmas Mekarsari Lily Anggraini mengatakan, upaya tersebut menjadi salah satu fokus pelayanan kesehatan karena capaian program pencegahan kanker serviks di wilayah kerjanya belum maksimal dalam tiga tahun terakhir.

Hal itu disampaikan Lily dalam kegiatan short talk show memperingati Hari Kesehatan ke-62 dengan tema "Sayangi Dirimu, Berani IVA Test, Langkah Nyata Perempuan Cerdas Cegah Kanker Serviks" di halaman Puskesmas Mekarsari pada Sabtu, 7 November 2026.

Menurut Lily, Puskesmas Mekarsari memiliki tiga program kesehatan prioritas, yakni penanggulangan tuberkulosis (TB), penyakit tidak menular, serta pencegahan stunting. Khusus program penyakit tidak menular, pencegahan kanker serviks menjadi salah satu perhatian utama.

kegiatan short talk show memperingati Hari Kesehatan ke-62 dengan tema "Sayangi Dirimu, Berani IVA Test, Langkah Nyata Perempuan Cerdas Cegah Kanker Serviks" di halaman Puskesmas Mekarsari pada Sabtu, 7 November 2026.

"Kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan usia produktif, agar berani melakukan deteksi dini dan tidak malu memeriksakan diri ke puskesmas," katanya dalam sambutan.

Untuk memperluas jangkauan pemeriksaan, Puskesmas Mekarsari mengembangkan inovasi bernama Diva Contest. Melalui program ini, para bidan yang tergabung sebagai Diva turun langsung ke lingkungan masyarakat untuk mendekatkan layanan IVA Test.

Petugas menyambangi posyandu dan rumah warga sehingga perempuan tidak harus selalu datang ke puskesmas untuk mendapatkan informasi maupun akses pemeriksaan.

Lily menjelaskan, program jemput bola tersebut telah berjalan selama dua tahun terakhir. Puskesmas juga menyusun jadwal kunjungan ke sejumlah RT di Kelurahan Mekarsari agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan.

Inovasi Diva Contest bahkan berhasil meraih predikat Madya dalam lomba inovasi tingkat nasional yang diselenggarakan Asosiasi Puskesmas Seluruh Indonesia (APKESMI).

"Alhamdulillah, bulan lalu inovasi ini meraih prestasi di tingkat nasional dengan predikat Madya. Inovasi ini dimotori oleh Bidan Rini bersama tim," ungkapnya.

Selain pemeriksaan IVA Test, Puskesmas Mekarsari juga memiliki program pemeriksaan Pap smear rutin setiap tahun melalui kerja sama dengan Laboratorium Kalusiwa.

Dalam kegiatan tersebut, Puskesmas Mekarsari turut berkolaborasi dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat, serta Laboratorium Pramita untuk memfasilitasi pemeriksaan bagi peserta.

Lili berharap kegiatan tersebut dapat mendorong semakin banyak perempuan, terutama mereka yang sudah menikah dan pernah melakukan hubungan seksual, untuk mengikuti pemeriksaan deteksi dini kanker serviks.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan informasi dari kader kesehatan untuk mengetahui jadwal pelayanan IVA Test keliling di lingkungan RT masing-masing.

"Jangan malu untuk memeriksakan diri. Semakin dini kita melakukan deteksi, semakin besar kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan mengambil langkah penanganan yang diperlukan," pesannya.

Melalui inovasi Diva Contest dan kolaborasi lintas fasilitas kesehatan, Puskesmas Mekarsari berharap akses pemeriksaan semakin luas sehingga upaya pencegahan kanker serviks dapat menjangkau lebih banyak perempuan. ***