
Ramadan 1447 H, BMH Kaltim Kirim 500 Dai ke Pelosok
- Pengiriman dai merupakan amanah besar untuk menghidupkan Ramadan di tengah masyarakat
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM – Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kalimantan Timur menggelar program Dai Tangguh Ramadan.
Sebanyak 500 dai dikirim ke berbagai wilayah di Kaltim selama bulan suci.
Pelepasan para dai dilaksanakan pada Minggu, 15 Februari 2026, di YPPH Ummul Quro Balikpapan, Jalan Mulawarman RT 25, Teritip, Balikpapan.
Kadiv Prodaya BMH, Achmad Rifai, menjelaskan program ini merupakan bagian dari pilar Dakwah BMH yang secara konsisten dijalankan setiap bulan suci.
BACA JUGA:
BMH Kaltim Geber Masjid Serentak di 10 Daerah - ibukotakini.com
“Program Dai Tangguh Ramadan bertujuan menguatkan syiar Islam selama Ramadhan, khususnya di daerah binaan, pedalaman, pesisir, kepulauan, dan wilayah yang minim akses pembinaan keagamaan,” jelas Achmad Rifai.
Dengan wilayah Kalimantan Timur yang luas dan kebutuhan pembinaan yang tinggi, kehadiran dai dinilai sangat penting untuk memberikan pendampingan spiritual secara intensif kepada masyarakat.
Sebanyak 500 dai binaan BMH ditugaskan untuk berdakwah selama bulan Ramadhan di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
Mereka akan menjalankan berbagai aktivitas, seperti menjadi imam shalat, mengisi ceramah tarawih dan kultum, mengajar Al-Qur’an, serta melakukan pembinaan keislaman masyarakat.
BACA JUGA:
Mengenal LAZNAS BMH: Dakwah dan Kemanusiaan hingga Pelosok - ibukotakini.com
Manfaat dari program ini diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat muslim di wilayah dakwah.
“Kehadiran dai membantu meningkatkan pemahaman keislaman umat, menghidupkan masjid dan mushola dengan kegiatan ibadah, serta memperkuat pembinaan umat selama Ramadan,” imbuhnya.
Ia menambahkan, pengiriman dai merupakan amanah besar untuk menghidupkan Ramadan di tengah masyarakat.
“Ini adalah amanah besar untuk menghidupkan Ramadan di tengah masyarakat. Semoga para dai dapat menjadi cahaya dan penguat keimanan umat di wilayah tugas masing-masing,” ujarnya.
Melalui program ini, BMH berharap Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah personal, tetapi juga penguatan akidah dan pembinaan umat secara menyeluruh di berbagai pelosok Kalimantan Timur. *
