
RANS Resmi Melantai di BEI, IPO Rp429,25 Miliar
- Raffi Ahmad Jadi Pengendali Selama Tiga Tahun
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM – PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk resmi mencatatkan saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 10 Juli 2026, dengan kode saham RANS.
Perseroan masuk ke Papan Pengembangan dan menjadi salah satu emiten baru yang memperkuat pilihan investasi di pasar modal Indonesia.
Berdasarkan pengumuman Bursa Efek Indonesia, RANS mencatatkan total 12,609 miliar saham, yang terdiri atas 10,084 miliar saham pendiri dan 2,525 miliar saham hasil penawaran umum.
Saham ditawarkan kepada publik dengan harga Rp170 per saham dan nilai nominal Rp10 per saham.
Dari aksi korporasi tersebut, perseroan menghimpun dana sekitar Rp429,25 miliar melalui penawaran umum perdana saham.
Free Float RANS Capai 20,02 Persen
BEI menyebutkan jumlah saham beredar di publik (free float) PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk mencapai 2,525 miliar saham atau setara 20,02 persen dari total saham tercatat. Ketentuan tersebut telah memenuhi persyaratan pencatatan yang berlaku di Bursa Efek Indonesia.
Selain itu, sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), para pemegang saham yang tercantum dalam prospektus dilarang mengalihkan kepemilikan sahamnya selama delapan bulan setelah pernyataan pendaftaran efektif.
Komitmen tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani para pemegang saham utama, termasuk Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Kaesang Pangarep, Dony Oskaria, Sutanto Hartono, serta sejumlah pemegang saham lainnya.
Raffi Ahmad Tetap Jadi Pengendali, Nagita Slavina Pimpin Perseroan
Dalam pengumuman BEI juga dijelaskan adanya komitmen tambahan dari para pendiri perseroan.
Raffi Farid Ahmad menyatakan akan tetap menjadi pemilik manfaat (beneficial owner) sekaligus pengendali perseroan sekurang-kurangnya selama tiga tahun sejak pencatatan saham perdana. Sementara itu, Nagita Slavina Mariana Tengker berkomitmen tetap menjabat sebagai Direktur Utama dalam periode yang sama.
Komitmen tersebut menjadi salah satu bentuk kepastian bagi investor terhadap keberlanjutan kepemimpinan dan arah strategis perusahaan pasca-IPO.
Saham RANS Diperdagangkan Secara Elektronik
BEI juga menyampaikan bahwa perseroan tidak menerbitkan surat kolektif saham dalam bentuk fisik.
Seluruh saham hasil penawaran umum didistribusikan secara elektronik dan diadministrasikan melalui sistem penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Pencatatan saham RANS menambah daftar emiten di Bursa Efek Indonesia sekaligus menunjukkan bahwa pasar modal nasional masih menjadi pilihan perusahaan untuk memperoleh pendanaan jangka panjang guna mendukung ekspansi usaha.***
