
RAT Koperasi Korpri Beriman, Pengembangan Unit Usaha Jadi Perhatian
- Pemkot Balikpapan tekankan transparansi dan inovasi dalam RAT Koperasi Korpri Beriman 2025
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Di tengah lanskap ekonomi yang terus berubah dan dunia digital yang makin riuh, Pemerintah Kota Balikpapan mengingatkan satu hal penting: koperasi harus tetap jujur, terbuka, dan berani berinovasi.
Pesan itu disampaikan Asisten III Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty, saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Koperasi Korpri Beriman, Kamis (23/4/2026).
Bagi pemerintah, RAT bukan hanya agenda tahunan yang berulang seperti kalender. Ia adalah ruang evaluasi, sekaligus kompas untuk menentukan arah perjalanan koperasi ke depan.
Dalam sambutannya, Andi Sri Juliarty mengatakan bahwa RAT merupakan wujud nyata demokrasi ekonomi. Di forum inilah setiap anggota memiliki hak yang setara untuk menyampaikan pendapat dan menilai kinerja pengurus.
“RAT merupakan wujud nyata demokrasi ekonomi, di mana setiap anggota memiliki hak yang sama untuk menyampaikan aspirasi dan menilai kinerja pengurus,” ucapnya.
BACA JUGA:
Lahan Jadi Kendala Pembangunan Koperasi Merah Putih di Balikpapan - ibukotakini.com
Ia menyebut Partisipasi aktif anggota pun menjadi bahan bakar utama agar koperasi tetap hidup dan berkembang.
“Tanpa keterlibatan anggota, koperasi hanya akan menjadi nama tanpa daya,” tuturnya.
Sepanjang tahun 2025, Koperasi Korpri Beriman menunjukkan performa yang cukup solid. Jumlah anggota tercatat lebih dari dua ribu orang, dengan penyaluran kredit yang menjangkau ratusan anggota.
Dari sisi keuangan, koperasi juga berhasil mencatatkan peningkatan Sisa Hasil Usaha (SHU) dibandingkan tahun sebelumnya.
Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan anggota masih terjaga, sekaligus bukti bahwa koperasi tetap relevan sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan.
Namun, jalan ke depan tidak sepenuhnya mulus. Andi Sri Juliarty mengingatkan bahwa koperasi harus siap menghadapi tantangan baru, terutama di era digitalisasi dan persaingan ekonomi yang semakin ketat.
Inovasi layanan, transparansi keuangan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama agar koperasi tidak tertinggal.
BACA JUGA:
Pemkot Balikpapan Bangun 10 Koperasi Merah Putih Juni 2026 - ibukotakini.com
“Koperasi harus adaptif terhadap perubahan, terutama dalam menghadapi era digitalisasi dan persaingan ekonomi yang semakin ketat,” katanya.
Selain itu, pengembangan unit usaha juga menjadi perhatian. Koperasi didorong untuk mengelola usaha secara profesional dan berbasis kebutuhan anggota.
Mulai dari sektor simpan pinjam hingga jasa lainnya, diversifikasi dinilai penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi koperasi.
Langkah ini bukan hanya soal bertahan, tetapi juga membuka peluang baru agar koperasi tetap relevan di tengah perubahan zaman.
Koperasi dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
“Melalui forum RAT ini, diharapkan Koperasi Korpri Beriman terus tumbuh menjadi lembaga yang sehat, dan terpercaya,” pungkasnya. (Adv Diskominfo Balikpapan)
