
RDMP Balikpapan Hampir Tuntas, Wali Kota Berharap Perkuat Ekonomi dan Energi Nasional
- Kota Aman dan Nyaman Jadi Kunci Investasi Balikpapan
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Kota Balikpapan menerima kunjungan jajaran manajemen Pertamina dalam rangka silaturahmi sekaligus sosialisasi persiapan menuju fase operasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan–Lawe-Lawe, Kamis (6/11/2025). Pertemuan berlangsung di Balaikota Balikpapan dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Rahmad Mas’ud.
Dalam kesempatan, Rahmad mengapresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan Pertamina. Proyek RDMP merupakan langkah penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Alhamdulillah tahap pembangunan sudah mendekati sempurna. Kami tinggal menunggu informasi selanjutnya dari Pertamina, kapan siap dioperasikan, supaya kami juga bisa menyampaikan kepada warga,” katanya usai menerima rombongan KPB yang juga memperlihatkan proses pembangunan kilang oleh Asep Sulaeman
selaku VP Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) dan rombongan.
Rahmad menegaskan, keberadaan kilang minyak di Balikpapan memiliki peran strategis dalam menjaga pasokan energi nasional serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.
“Terima kasih kepada Pertamina yang telah mempekerjakan banyak tenaga kerja, baik dari Balikpapan maupun dari berbagai daerah di Indonesia. Ini penting bagi ketahanan energi nasional, dan Alhamdulillah kilangnya berada di kota kita,” ucapnya.
BACA JUGA:
Wisata Balikpapan Melesat, Gerbang IKN Jadi Magnet Baru Wisatawan - ibukotakini.com
Menurut Rahmad, proyek RDMP tidak hanya membawa manfaat di sektor energi, tetapi juga memperkuat potensi pendapatan daerah, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta memperindah wajah kota.
“Ini juga menambah potensi pendapatan dan perkembangan kota kita menuju wajah kota yang modern,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmad juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan kota. Dua hal ini, katanya, menjadi modal utama dalam menarik investor untuk menanamkan modal di Balikpapan.
“Saya pesan kepada masyarakat, mari kita jaga keamanan dan kenyamanan kota. Karena syarat utama investasi itu kota harus aman dan nyaman. Kalau dua hal ini terpenuhi, saya yakin Balikpapan akan tumbuh menjadi kota modern dengan SDM yang maju,” tegasnya.
Rahmad menutup pertemuan dengan harapan agar proyek RDMP Balikpapan–Lawe-Lawe dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta bangsa Indonesia.
“Kita berharap proyek ini membawa manfaat besar, bukan hanya bagi Kota Balikpapan dan Kalimantan Timur, tetapi juga untuk bangsa Indonesia dalam memperkuat ketahanan energi nasional,” pungkasnya. ***
