
Realisasi Gratispol 2026, UKT 21 Ribu Mahasiswa Cair
- Program Gratispol Pendidikan langkah strategis Pemprov Kaltim memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meringankan beban ekonomi mahasiswa dan orang tua
Kabar Ibu Kota
IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi mencairkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester genap 2026 melalui Program Gratispol Pendidikan.
Pencairan tahap ini menyasar 21.127 mahasiswa baru angkatan 2025 yang kini memasuki semester genap di seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta se-Kalimantan Timur, dengan total anggaran mencapai Rp103,14 miliar.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur selaku juru bicara Pemprov Kaltim, Faisal, menjelaskan bahwa bantuan Gratispol untuk mahasiswa semester empat, enam, dan delapan masih dalam proses verifikasi data kependudukan melalui Dukcapil.
“Berdasarkan rekapitulasi 2026, penerima manfaat Program Gratispol Pendidikan tersebar di 57 perguruan tinggi, baik PTN, PTS, maupun kampus mitra kerja sama,” terangnya dikutip dari akun resmi Provinsi Kaltim, pada Minggu, 15 Februari 2026.
Dari kelompok PTN, jumlah penerima terbesar berasal dari Universitas Mulawarman sebanyak 5.134 mahasiswa dengan nilai bantuan lebih dari Rp25,6 miliar.
BACA JUGA:
DPRD–Universitas Mulia Bahas Program Pendidikan Gratispol - ibukotakini.com
Disusul Politeknik Negeri Samarinda dengan 1.683 mahasiswa, Institut Teknologi Kalimantan sebanyak 1.541 mahasiswa, serta UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda dengan 1.331 mahasiswa.
Sementara dari kelompok PTS, penerima bantuan terbesar tercatat di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur dengan 3.477 mahasiswa senilai lebih dari Rp19,2 miliar. Selanjutnya Universitas Mulia dengan 670 mahasiswa dan Universitas Balikpapan dengan 600 mahasiswa.
Faisal menegaskan, Program Gratispol Pendidikan merupakan langkah strategis Pemprov Kaltim dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meringankan beban ekonomi mahasiswa dan orang tua.
“Dengan pencairan ini, pemerintah berharap mahasiswa dapat fokus menyelesaikan studi tanpa terkendala biaya, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Kalimantan Timur di masa depan,” ungkap Faisal.
Pemprov Kaltim memastikan penyaluran bantuan dilakukan sesuai mekanisme dan hasil verifikasi data yang berlaku. ***
