
Realisasi Program Gratispol dan Jospol Capai Rp3 Triliun
- Gubernur Rudy Mas’ud Sampaikan LKPJ 2025
Samarinda
IBUKOTAKINI.COM – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025.
Dalam laporannya, realisasi program unggulan Gratispol dan Jospol menjadi sorotan utama karena berhasil menyerap anggaran triliunan rupiah di akhir tahun 2025.
Penyampaian LKPJ tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna ke-7 DPRD Kaltim Tahun 2026 yang digelar di Gedung B DPRD Kaltim, Karang Paci, Samarinda, Senin (30/3/2026).
Gubernur mengungkapkan bahwa duet kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Seno Aji telah mulai mengeksekusi program Gratispol dan Jospol pada APBD Perubahan 2025.
BACA JUGA:
APBD Kaltim 2025 Melesat, Pendapatan Dekati Target - ibukotakini.com
“Program unggulan Gratispol dan Jospol telah dilaksanakan pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 dengan target anggaran sebesar Rp3,584 triliun dan realisasi mencapai Rp3,057 triliun,” ujar Rudy Mas’ud di hadapan para anggota dewan.
Ia menambahkan, secara fisik capaian kinerja program ini sangat positif, yakni mencapai 90,76 persen, sementara serapan keuangan berada di angka 85,28 persen.
Realisasi APBD Kaltim 2025 Secara Keseluruhan
Selain program unggulan, Gubernur Harum memaparkan postur realisasi APBD Kaltim 2025:
- Pendapatan Daerah: Terealisasi Rp17,735 triliun (92,61%) dari target Rp19,149 triliun. Anggaran ini bersumber dari PAD, dana transfer, serta pendapatan sah lainnya.
- Belanja Daerah: Terealisasi Rp19,372 triliun (89,28%) dari target Rp21,696 triliun, yang dialokasikan untuk belanja operasi, modal, belanja tidak terduga, hingga transfer.
BACA JUGA:
RLPPD 2025 Dirilis, Ekonomi Kaltim Tumbuh Moncer - ibukotakini.com
Dalam kesempatan yang sama, Rudy Mas’ud memaparkan sejumlah keberhasilan indikator makro pembangunan Kaltim sepanjang tahun 2025:
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Mencapai angka 79,39.
- Kesehatan: Angka prevalensi stunting berada di 15,94 persen dan usia harapan hidup mencapai 75,28 tahun.
- Ekonomi: Laju pertumbuhan ekonomi tumbuh 4,53 persen dengan tingkat inflasi yang terjaga di angka 2,68 persen.
- Kemiskinan & Pengangguran: Tingkat kemiskinan tercatat 5,17 persen dan pengangguran terbuka sebesar 5,18 persen.
- Reformasi Birokrasi: Meraih predikat A dengan indeks mencapai 85,16.
“Capaian ini merupakan kerja keras seluruh elemen untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan yang tertuang dalam RPJPD 2025–2045 dan RPJMD 2025–2029,” tegasnya.
BACA JUGA:
Gubernur Kaltim Ajak ASN Perkuat Silaturahmi Usai Lebaran - ibukotakini.com
Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kaltim Ekti Imanuel, didampingi Wakil Ketua II Ananda Emira Moeis dan Wakil Ketua III Yenni Eviliana.
Hadir pula Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Sekda Sri Wahyuni, serta jajaran Forkopimda dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim. ***
