Balikpapan

REI Balikpapan Siapkan 1.000 Rumah, Hunian ASN Jadi Agenda Baru

  • REI Balikpapan menargetkan pembangunan sekitar 1.000 unit rumah
Balikpapan
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Balikpapan membahas sejumlah agenda pengembangan sektor properti bersama Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud. 

Pertemuan tersebut menjadi ajang perkenalan pengurus REI periode 2024-2029 sekaligus membahas sejumlah persoalan yang dihadapi pengembang perumahan di Kota Balikpapan. 

Ketua REI Komisariat Balikpapan, Andi Kalaru, mengatakan, pembahasan bersama pemerintah kota mencakup rencana pengembangan proyek-proyek perumahan ke depan hingga persoalan penyerahan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU). 

“Dibahas juga mengenai penyerahan PSU. Kami diingatkan untuk segera menyerahkan PSU bagi yang belum. Bagi yang akan membuat perumahan, penyerahan PSU juga menjadi prioritas untuk diurus,” ungkapnya usai melakukan audiensi dengan wali kota Balikpapan di Balaikota Balikpapan pada Senin, (28/09/2026). 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/balikpapan-benahi-perizinan-perumahan-kavling-ilegal-jadi-perhatian

Selain PSU, persoalan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) serta zonasi juga menjadi salah satu kendala yang dibahas dalam pertemuan tersebut. 

Pihaknya berharap Pemkot Balikpapan segera memfasilitasi pembiayaan untuk perubahan zonasi, khususnya terkait luasan kavling perumahan. 

Hal itu dinilai penting karena kebutuhan hunian masyarakat Balikpapan cukup tinggi. Sementara, ketentuan zonasi saat ini membatasi jumlah unit rumah yang dapat dibangun pengembang. 

“Dengan perubahan zonasi, luas kavling bisa sedikit diperkecil. Itu bisa membuat kita lebih banyak lagi unit rumah yang bisa kita hadirkan,” jelasnya. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/rei-balikpapan-ajak-pengembang-patuh-aturan-properti-siap-melaju

Dari sisi pembangunan, REI Komisariat Balikpapan mencatat sekitar 500 unit rumah telah atau sedang dikembangkan. Dari jumlah tersebut, sekitar 300 unit di antaranya merupakan rumah subsidi yang saat ini masih dalam proses pembangunan. 

Andi menyebut pengembang untuk terus membuka proyek rumah subsidi baru di Balikpapan. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang terjangkau. 

Untuk ke depan, REI Balikpapan menargetkan pembangunan sekitar 1.000 unit rumah. 

“Targetnya seribu, harapannya. Yang terealisasi ini baru lima ratusan,” katanya. 

Tak hanya rumah subsidi, REI juga mulai membahas rencana pembangunan perumahan khusus aparatur sipil negara (ASN). 

Rencana tersebut telah dibicarakan bersama Wali Kota Balikpapan dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). REI nantinya akan berkoordinasi lebih lanjut untuk menentukan lokasi pengembangan perumahan tersebut. 

“Kami REI ingin membangun perumahan khusus ASN. Kami akan berkoordinasi dulu. Tadi sudah dibahas di dalam, jadi kami akan membagi-bagi di beberapa wilayah,” imbuhnya. 

Ia menambahkan perumahan khusus ASN tersebut direncanakan dalam bentuk rumah komersial dengan konsep dan regulasi yang akan disesuaikan dengan kebutuhan ASN. 

"Harapannya rencana tersebut dapat menjadi salah satu solusi untuk menyediakan hunian bagi ASN sekaligus mendukung pengembangan kawasan permukiman di Balikpapan," tambahnya. ***