Revitalisasi Pasar Klandasan Blok D Capai 19 Persen
Balikpapan

Revitalisasi Pasar Klandasan Blok D Capai 19 Persen

  • Blok D akan difungsikan khusus untuk pedagang kelontong, buah-buahan, plastik, dan kebutuhan sehari-hari
Balikpapan
Muhammad

Muhammad

Author

IBUKOTAKINI.COM - Revitalisasi Pasar Klandasan Blok D yang dikerjakan sejak Juli 2025 terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga pekan ke-8, realisasi fisik pekerjaan mencapai 19,03 persen, lebih tinggi dari rencana awal sebesar 10,49 persen.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, mengatakan percepatan capaian tersebut menandakan proyek berjalan sesuai rencana bahkan melampaui target. Pekerjaan konstruksi ditangani PT Rakid Putra Sugihasan dengan supervisi CV Darma Anugerah Konsultan.

“Progres pekerjaan lebih cepat dari jadwal. Kami berharap tren positif ini terus terjaga sehingga penyelesaian dapat dilakukan tepat waktu sesuai kontrak,” katanya pada Jumat 26 September 2025.

Proyek dengan nilai kontrak Rp9,55 miliar itu dimulai pada 24 Juli 2025 dan ditargetkan rampung pada 20 Desember 2025, dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender. 

"Saat ini baru 58 hari terpakai sehingga masih tersedia 92 hari kerja," paparnya.

Haemusri menjelaskan pembangunan Blok D Pasar Klandasan merupakan bagian dari program revitalisasi pasar tradisional yang digulirkan Pemerintah Kota Balikpapan. 

BACA JUGA:

Disdikbud Balikpapan Siapkan Evaluasi Program MBG - ibukotakini.com

Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan pasar rakyat agar lebih nyaman, tertata, dan bersaing dengan pusat perbelanjaan modern.

“Pasar Klandasan adalah salah satu pusat aktivitas ekonomi warga. Dengan pembangunan ini, kami ingin menghadirkan fasilitas yang lebih representatif, sehingga pedagang tetap memiliki ruang usaha yang layak dan masyarakat nyaman berbelanja,” katanya.

Adapun kegiatan konstruksi pada pekan ini mencakup pengecoran pilecap, kolom pedestal, ground water tank (GWT) dan rumah pompa, penggalian tie beam, instalasi pembesian tie beam, hingga pendatangan rangka baja ke lokasi pekerjaan.

Meski demikian, Haemusri menyatakan pentingnya keselamatan kerja dan kebersihan lingkungan proyek. 

“Penggunaan alat pelindung diri (APD) dan penataan area kerja harus selalu diperhatikan. Itu bagian dari standar pekerjaan konstruksi,” ujarnya.

Usai rampung pada Desember mendatang, Blok D akan difungsikan khusus untuk pedagang kelontong, buah-buahan, plastik, dan kebutuhan sehari-hari. 

BACA JUGA:

Dinkes Balikpapan Pastikan Kondisi Siswi Stabil Usai Dugaan Keracunan MBG - ibukotakini.com

Sementara untuk pedagang kuliner, Pemerintah Kota menyiapkan zonasi khusus di blok lain yang berdekatan.

“Dengan zonasi ini, pasar akan lebih tertib dan pengunjung mudah mencari barang sesuai kebutuhan. Pedagang lama juga tetap terakomodasi karena daya tampung bangunan mencukupi,” harapnya.

Pemerintah Kota Balikpapan optimistis revitalisasi Pasar Klandasan Blok D dapat meningkatkan daya tarik pasar rakyat sekaligus memperkuat aktivitas perdagangan lokal. 

“Kami ingin pasar tradisional tetap menjadi pilihan utama masyarakat, modern dalam fasilitasnya tetapi tetap menjaga kedekatan sosial antara pedagang dan pembeli,” pungkas Haemusri. ***