
Ribuan Pencari Kerja Ikuti JMF Balikpapan, Lowongan Perhotelan Kurang Peminat
- Banyak pencari kerja Balikpapan lebih berminat pada pekerjaan di bidang pertambangan, minyak dan gas
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Ribuan pencari kerja memadati Job Market Fair (JMF) yang dilaksanakan Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker). Kegiatan berlangsung mulai 23 hingga 24 Juli besok di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome Balikpapan.
Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Neny Dwi Winahyu mewakili Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud. Ada sekira 1.700 lowongan tersedia dengan 58 jabatan dari 101 perusahaan.
Kepala Disnaker Kota Balikpapan, Ani Mufaidah menuturkan, JMF yang dilaksanakan Pemkot Balikpapan di BSSC Dome memang berskala besar dan terbuka bagi semua pencari kerja. Namun sebenarnya BSSC Dome berkapasitas maksimal 100 perusahaan.
"Tapi sebenarnya banyak perusahaan antusias. Bahkan sampai kami tutup pun masih ada yang ingin mendaftarkan perusahaannya. Maka ada tambahan satu perusahaan," tutur Ani diwawancarai Rabu (23/7/2025).
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/job-market-fair-segera-digelar-23-dan-24-juli-ada-1-706-formasi
Namun banyaknya lowongan pekerjaan yang tersedia ini kerap tidak berbanding lurus dengan minat pencari kerja. Menurutnya banyak pencari kerja Balikpapan lebih berminat pada pekerjaan di bidang pertambangan, minyak dan gas.
"Anak-anak Balikpapan rata-rata tidak minat. Di hotel itu banyak lowongan perhotelan yang dibuka. Tapi sedikit peminatnya. Industri pengolahan seperti Apical misalnya, itu penuh dan ramai. Kalau hotel sepi yang daftar," bebernya.
Ia mempersilakan pencari kerja untuk datang pada JMF yang masih berlangsung hingga hari ini (24/7). Para peserta bisa langsung mendaftar di lokasi. Baik mendaftar sebagai peserta maupun membuat Kartu Kuning atau AK1 yang biasa menjadi syarat perusahaan untuk melamar kerja.
"Biasanya perusahaan yang sudah tergabung di lowongan pekerjaan Balikpapan pasien mempersyaratkan kartu kuning," jelasnya. Sementara untuk para peserta, ia belum dapat memastikan apakah ada yang berasal dari luar Balikpapan.
Dengan begitu peserta tidak harus mendaftar terlebih dahulu untuk masuk JMF. Namun begitu bagi pencari kerja yang tidak memakai sepatu atau atau mengenakan sandal akan diminta datang lagi.
"Tapi tetap kamu perbolehkan untuk melihat-lihat dahulu lowongan kerjanya," tutup Ani. (Adv)
