Ricky Subagja Puji Bayan Open 2026, Jadi Ajang  Cetak Atlet Masa Depan
Balikpapan

Ricky Subagja Puji Bayan Open 2026, Jadi Ajang  Cetak Atlet Masa Depan

  • Turnamen menjadi salah satu bentuk komitmen dalam pengembangan bulu tangkis
Balikpapan
Muhammad S.J

Muhammad S.J

Author

IBUKOTAKINI.COM - Sekretaris Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Ricky Subagja memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Bayan Open 2026 di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Menurut Ricky, turnamen yang telah memasuki tahun kelima secara beruntun itu menjadi salah satu bentuk komitmen penting dalam pengembangan bulu tangkis, khususnya di Kalimantan Timur.

Ricky hadir mewakili Ketua Umum PP PBSI yang berhalangan menghadiri pembukaan Bayan Open 2026.

"Saya menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Ketua Umum PP PBSI yang hari ini tidak bisa hadir dalam acara pembukaan Bayan Open 2026. Untuk itu, saya hadir mewakili PP PBSI," kata Ricky dalam pembukaan Bayan Open 2026 di Dome Balikpapan pada Minggu, 25 Agustus 2026.

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/bayan-open-2026-diikuti-127-klub-dari-20-provinsi

Ricky menilai Bayan Open 2026 semakin istimewa karena menghadirkan sejumlah atlet bulu tangkis top Indonesia. 

Beberapa di antaranya adalah Jonatan Christie, Hendra Setiawan, serta pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama dan Muhammad Reza Pahlevi Isfahani. 

Para pemain tersebut tidak hanya hadir sebagai bintang tamu, tetapi juga memberikan coaching clinic kepada para peserta dan pencinta bulu tangkis. 

"Ini luar biasa, Bayan Open bisa menghadirkan atlet-atlet top dunia. Kita kasih aplaus," ujar Ricky. 

Menurutnya, kehadiran para pemain papan atas tersebut dapat memberikan pengalaman sekaligus motivasi bagi atlet-atlet muda yang sedang berjuang mengembangkan karier.

Ricky juga mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Sirkuit Nasional (Sirnas) C Bayan Open yang telah berlangsung selama lima tahun berturut-turut.

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/bayan-open-2026-resmi-dibuka-hadirkan-hendra-setiawan-jonatan-christie

Ia menilai konsistensi tersebut menunjukkan adanya komitmen kuat untuk membangun ekosistem pembinaan bulu tangkis di Kalimantan Timur.

"Ini menjadi satu komitmen yang penting, yang baik bagi perbulutangkisan, khususnya di Kalimantan Timur, untuk bisa terus ditingkatkan," katanya.

Ricky menegaskan PP PBSI mendukung penyelenggaraan Bayan Open dan akan terus berkomunikasi dengan pihak penyelenggara.

Ia menyebut komunikasi antara penyelenggara dengan PP PBSI juga telah dilakukan dalam beberapa kesempatan, termasuk kunjungan ke Pelatnas Cipayung.

"PP PBSI tentunya sangat mendukung dengan kegiatan ini. Kita akan terus berkomunikasi," ujar Ricky.

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/bayan-open-2026-di-balikpapan-peserta-terus-bertambah-setiap-tahun

Dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari 1.000 atlet, Ricky berharap Bayan Open 2026 menjadi kesempatan bagi para pemain untuk menunjukkan potensi terbaiknya.

Ia secara khusus menyoroti pentingnya turnamen tersebut bagi atlet kelompok usia muda, mulai dari kategori pemula hingga remaja.

Ricky meminta para peserta memanfaatkan kesempatan bertanding sebaik mungkin untuk mengukur kemampuan sekaligus mengejar prestasi.

"Kita berharap peserta yang bertanding bisa menunjukkan potensi-potensi yang ada. Kesempatan yang baik ini digunakan sebaik-baiknya oleh para peserta," tuturnya.

Menurut peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996 tersebut, tidak ada yang tidak mungkin dalam sebuah kompetisi. Atlet yang saat ini masih berada di kelompok usia muda berpeluang menjadi pemain andalan Indonesia pada masa depan.

"Terutama generasi muda, generasi atlet remaja dan pemula yang ikut serta dalam kejuaraan ini. Ini potensi atlet-atlet kita ke depan," kata Ricky.

Ia berharap kehadiran Jonatan Christie, Hendra Setiawan, serta Sabar-Reza di Bayan Open 2026 dapat menjadi sumber inspirasi bagi para peserta.

"Semoga kehadiran atlet-atlet dunia di Bayan ini bisa memotivasi para atlet yang ikut dalam kejuaraan ini," ujarnya. 

Bayan Open 2026 berlangsung mulai 25 - 29 Agustus 2026. Diikuti 20 Provinsi dari 130 klub di Indonesia. Kegiatan berlangsung di Balikpapan dengan memperebutkan uang pembinaan sebesar Rp600 juta. ***