Rp491 Miliar Digelontorkan, Dua RS Balikpapan Dikebut hingga 2029
Balikpapan

Rp491 Miliar Digelontorkan, Dua RS Balikpapan Dikebut hingga 2029

  • Skema pembiayaan lintas tahun anggaran memberikan kepastian terhadap keberlanjutan pembangunan kedua rumah sakit
Balikpapan
Ambarwati

Ambarwati

Author

IBUKOTAKINI.COM - Pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Sayang Ibu dan RSU Balikpapan Timur dipastikan berlanjut melalui skema pembiayaan tahun jamak. 

DPRD Kota Balikpapan bersama Pemerintah Kota Balikpapan menyepakati pelaksanaan pembangunan kedua rumah sakit tersebut hingga 2029.

Kesepakatan itu ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan, Rabu (12/8/2026), melalui persetujuan bersama penganggaran kegiatan tahun jamak pembangunan RSU Sayang Ibu serta persetujuan adendum penganggaran kegiatan tahun jamak pembangunan RSU Balikpapan Timur.

Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Agus Budi Prasetyo mewakili Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud mengatakan, skema tahun jamak diperlukan untuk memastikan keberlanjutan pembangunan proyek strategis daerah yang membutuhkan pembiayaan lebih dari satu tahun anggaran.

Kesepakatan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama pemerintah daerah dan DPRD agar pembangunan kedua rumah sakit dapat berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.

BACA JUGA:

Pemkot dan DPRD Balikpapan Sepakati KUA-PPAS 2027 - ibukotakini.com

"Kesepakatan pelaksanaan subkegiatan tahun jamak pembangunan Rumah Sakit Umum Sayang Ibu Balikpapan serta adendum pelaksanaan subkegiatan tahun jamak Rumah Sakit Umum Balikpapan Timur merupakan wujud komitmen bersama untuk menjamin keberlanjutan proyek strategis daerah yang memerlukan pembiayaan lebih dari satu tahun anggaran," terangnya dalam paripurna.

Diwawancarai terpisah, Ketua DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri mengatakan, DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah membahas penganggaran kedua proyek tersebut. Pelaksanaan pembangunan disepakati berlangsung hingga 2029.

Anggaran pembangunan RSU Sayang Ibu mencapai sekitar Rp218,52 miliar. Sementara anggaran pembangunan RSU Balikpapan Timur mencapai sekitar Rp273,276 miliar.

"Untuk pembangunan Rumah Sakit Sayang Ibu kurang lebih Rp218 miliar 520 juta. Untuk Rumah Sakit Balikpapan Timur Rp273 miliar 276 juta," kata Alwi.

BACA JUGA:

Musim Kemarau, Pemerintah Larang Warga Bakar Sampah dan Buka Lahan - ibukotakini.com

Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tahun jamak tersebut disesuaikan dengan masa jabatan kepala daerah sehingga pembangunan tidak melewati periode kepemimpinan Wali Kota Balikpapan.

“Skema pembiayaan lintas tahun anggaran memberikan kepastian terhadap keberlanjutan pembangunan kedua rumah sakit sehingga proyek dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan,” imbuhnya.

Alwi mengatakan pembangunan kedua rumah sakit juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur.

Untuk RSU Balikpapan Timur, lanjutnya, penganggaran yang sebelumnya disepakati untuk dilaksanakan selama dua tahun mengalami penyesuaian menjadi tiga tahun, dengan besaran anggaran yang tetap sama.

"Sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019, bahwa persetujuan bersama terhadap penganggaran kegiatan tahun jamak dilaksanakan bersama kesepakatan KUA-PPAS dan harus dituangkan dalam berita acara," pungkasnya. ***