
Rumor Haji Isam Akuisisi Bayan Resources, Giliran Jhonlin Buka Suara
- Tak Ada Timeline Akuisisi Bayan
Kabar Ibu Kota
IBUKOTAKINI.COM – PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) akhirnya memberikan klarifikasi terkait rumor rencana akuisisi PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang menyeret nama Jhonlin Group.
Dalam surat kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 19 Agustus 2026, Direktur Utama JARR, Indra Irawan menyatakan hingga tanggal penyampaian klarifikasi, perseroan tidak mengetahui kebenaran ataupun memiliki informasi terkait pemberitaan mengenai rencana pengambilalihan BYAN.
“Sampai dengan tanggal penyampaian surat ini, Perseroan maupun Grup tidak memiliki rencana untuk melakukan akuisisi atas saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN),” tulis Indra Irawan.
Klarifikasi tersebut disampaikan JARR menanggapi permintaan penjelasan BEI atas pemberitaan media mengenai rumor “Haji Isam Akuisisi Bayan (BYAN)”.
JARR Tegaskan Tak Ada Rencana Akuisisi BYAN
JARR secara tegas menyatakan bahwa hingga surat klarifikasi tersebut disampaikan, perseroan maupun grup tidak memiliki rencana untuk melakukan akuisisi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN).
Namun, ketika ditanya mengenai kemungkinan rencana akuisisi yang dilakukan pemegang saham pengendali atau pemilik penerima manfaat perseroan, JARR memberikan penjelasan berbeda.
BACA JUGA:
Perseroan menyebut belum menerima konfirmasi ataupun pemberitahuan resmi dari pemegang saham pengendali maupun Ultimate Beneficial Owner (UBO) mengenai adanya rencana atau informasi/fakta material terkait akuisisi saham BYAN.
“Sampai dengan tanggal penyampaian surat ini, Perseroan belum menerima konfirmasi ataupun pemberitahuan resmi dari Pemegang Saham Pengendali maupun Pemilik Penerima Manfaat (Ultimate Beneficial Owner) terkait adanya rencana ataupun Informasi/Fakta Material mengenai akuisisi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN),” tambah Indra.
Artinya, klarifikasi JARR berfokus pada posisi perseroan dan informasi resmi yang diterima perusahaan hingga tanggal surat tersebut.
Tak Ada Timeline Akuisisi Bayan
JARR juga menyatakan tidak memiliki rencana keterbukaan informasi maupun timeline pelaksanaan akuisisi BYAN.
BACA JUGA:
Bayan Resources Buka Suara soal Isu Akuisisi 62,2 Persen Saham oleh Haji Isam - ibukotakini.com
Hal itu karena, berdasarkan penjelasan perseroan, hingga saat ini tidak terdapat rencana dari JARR untuk mengakuisisi saham Bayan Resources.
Dengan demikian, belum ada jadwal maupun tahapan aksi korporasi akuisisi BYAN yang dapat disampaikan oleh JARR kepada publik.
JARR Sebut Tak Ada Fakta Material yang Belum Diungkap
Selain menjawab rumor akuisisi Bayan, JARR juga menyampaikan kondisi informasi material perseroan.
JARR menyatakan hingga 19 Agustus 2026 tidak terdapat informasi, fakta, atau kejadian material penting lainnya yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha maupun harga saham perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
Perseroan menegaskan akan menjalankan prinsip keterbukaan informasi apabila di kemudian hari terdapat rencana aksi korporasi atau informasi/fakta material yang telah bersifat pasti dan mengikat.
BACA JUGA:
Bayan Akuisisi Dermaga Muara Pahu, Perkuat Rantai Pasok Batu Bara - ibukotakini.com
JARR menyatakan bersama pemegang saham pengendali akan mematuhi ketentuan pasar modal, termasuk kewajiban penyampaian informasi kepada publik.
“Apabila di kemudian hari terdapat rencana tindakan korporasi atau Informasi/Fakta Material yang telah bersifat pasti dan mengikat (definitive & binding), Perseroan beserta Pemegang Saham Pengendali engan segera menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik sesuai dengan tata cara dan ketentuan yang berlaku,” tutup Indra. ***
