Keberangkatan program mudik gratis GOMUDIK untuk mitra driver Gojek dan keluarganya kerjasama antara GoTo dan Kementerian Perhubungan di Terminal Terpadu Pulogebang Jakarta Timur.
Ekbis

RUPS GOTO: Setujui Buyback Saham Rp3,5 Triliun

  • Perpanjang Jabatan Agus Martowardojo Sebagai Komisaris Utama
Ekbis
Bunga Citra

Bunga Citra

Author

IBUKOTAKINI.COM - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) resmi mengantongi persetujuan dari para pemegang saham untuk melaksanakan sejumlah aksi korporasi strategis. 

Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Kamis, 18 Juni 2026.
 

Salah satu hasil krusial dari rapat tersebut adalah restu pemegang saham atas rencana pembelian kembali (buyback) saham perseroan dengan alokasi dana fantastis, serta penetapan susunan baru kepengurusan perseroan.

1. Eksekusi Buyback Rp3,5 Triliun dan Program Saham Karyawan

Dalam RUPSLB yang berhasil memenuhi kuorum kehadiran dengan mewakili 2.276.969.551.462 saham atau 86,95% dari seluruh pemilik hak suara sah, emiten teknologi ini mendapatkan persetujuan mayoritas mutlak sebesar 98,86% untuk menjalankan rencana Pembelian Kembali Saham 2026-2027.

Alokasi Dana: Perseroan mengalokasikan dana sebanyak-banyaknya sebesar Rp3.500.000.000.000 (tiga triliun lima ratus miliar Rupiah). Selain menyetujui buyback, RUPSLB juga menyepakati pembaruan persetujuan penerbitan saham baru dalam rangka Program Kepemilikan Saham bagi anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan karyawan perseroan maupun anak perusahaannya.

GOTO memperbarui kuota penerbitan saham baru dengan jumlah maksimal 1,5% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan saat pengumuman RUPS pada 15 Desember 2021, atau setara dengan 16.870.601.100 Saham Seri A. 

Program insentif ini dirancang untuk jangka waktu 10 tahun terhitung sejak tanggal efektif IPO perseroan pada 30 Maret 2022. Seiring dengan aksi tersebut, pemegang saham juga menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar GOTO guna disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.

2. Laporan Keuangan 2025 Raih Opini WTP

Pada hari yang sama, RUPST GOTO yang dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 85,85% hak suara sah juga memberikan keputusan bulat atas performa tahun buku sebelumnya. Pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2025 dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Laporan Keuangan Konsolidasian GOTO tahun buku 2025 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja (anggota firma dari Ernst & Young Global Limited) dengan opini **Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Persetujuan laporan keuangan ini sekaligus memberikan pembebasan dan pelepasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan serta pengawasan yang dilakukan sepanjang tahun buku 2025, sejauh tindakan tersebut tercermin dalam laporan keuangan dan bukan tindak pidana. Untuk audit tahun buku 2026, RUPST sepakat menunjuk kembali Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja.

3. Perpanjangan Jabatan Komisaris Utama dan Struktur Pengurus

GOTO juga mengumumkan perpanjangan masa jabatan sejumlah nama kunci di jajaran Dewan Komisaris. Pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali Agus D.W. Martowardojo sebagai Komisaris Utama, Marjorie Tiu Lao sebagai Komisaris Independen, dan Santoso Kartono sebagai Komisaris Perseroan. Masa jabatan ketiganya efektif hingga penutupan RUPST yang ke-3 setelah RUPSLB ini, yaitu pada tahun 2029.

Berikut adalah susunan resmi Dewan Komisaris dan Direksi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk terbaru hasil keputusan rapat:

Dewan Komisaris:

Komisaris Utama: Agus D.W. Martowardojo
Komisaris Independen: Dirk Van den Berghe
Komisaris Independen: John A. Prasetio
Komisaris Independen: Marjorie Tiu Lao
Komisaris: Wishnutama Kusubandio
Komisaris: Andre Soelistyo
Komisaris: Santoso Kartono

Direksi

Direktur Utama: Hans Patuwo
Wakil Direktur Utama: Catherine Hindra Sutjahyo
Direktur: Simon Tak Leung Ho
Direktur: Sudhanshu Raheja
Direktur: R.A. Koesoemohadiani
Direktur: Wuzhen (William) Xiong
Direktur: Monica Lynn Mulyanto