
RUPS Indosat 2026: Tebar Dividen Rp3,57 Triliun
- Salah satu langkah strategis yang disorot dalam RUPST adalah kolaborasi Indosat dengan NVIDIA yang diumumkan pada ajang NVIDIA GTC 2026
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM - PT Indosat Tbk atau Indosat Ooredoo Hutchison menegaskan langkah agresifnya dalam mempercepat pengembangan kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia.
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026, perusahaan telekomunikasi digital ini memantapkan strategi “AI North Star” sekaligus membagikan dividen jumbo senilai Rp3,57 triliun kepada pemegang saham.
Dalam RUPST yang digelar di Jakarta pada 5 Mei 2026, Indosat menyampaikan komitmennya untuk mempercepat transformasi menjadi perusahaan berbasis AI atau AI-native telco.
Strategi ini dilakukan dengan mengintegrasikan teknologi AI ke seluruh operasi inti perusahaan, mulai dari personalisasi layanan pelanggan hingga efisiensi belanja modal.
President Director and CEO Indosat, Vikram Sinha, mengatakan fokus perusahaan saat ini adalah mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin demi menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan nilai nyata bagi pemegang saham.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/internet-haji-2026-makin-mudah-tri-ibadah-temani-jamaah-tetap-terhubung
“Fokus kami jelas: mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin. Upaya ini kami lakukan untuk mendorong kinerja yang berujung pada pertumbuhan berkelanjutan,” ungkap Vikram dalam keterangan resmi perusahaan.
Indosat Gandeng NVINDIA Bagun Ekosistem AI Indonesia
Salah satu langkah strategis yang disorot dalam RUPST adalah kolaborasi Indosat dengan NVIDIA yang diumumkan pada ajang NVIDIA GTC 2026.
Melalui kemitraan tersebut, Indosat memanfaatkan platform Accelerated Computing dan model AI terbuka NVIDIA Nemotron untuk menghadirkan teknologi AI berkelas dunia yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal Indonesia.
Kolaborasi ini juga melahirkan platform “Sahabat-AI”, sebuah ekosistem kolaboratif yang memungkinkan individu, pengembang aplikasi, perusahaan, hingga institusi mengembangkan solusi AI berbasis bahasa dan budaya Indonesia.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/ihsg-masuk-fase-downtrend-komoditas-nikel-dan-cpo-diprediksi-bertahan
Tak berhenti di situ, Indosat juga mengembangkan AI Grid terdistribusi dengan memanfaatkan jaringan nasional dan infrastruktur pusat data miliknya. Strategi ini dirancang agar akses komputasi AI bisa menjangkau berbagai daerah di Indonesia, termasuk di luar kota besar.
Langkah tersebut memperkuat posisi Indosat sebagai “AI Nation Shaper”, sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru di sektor sovereign AI, cloud computing, dan keamanan siber.
Rombak Direksi dan Komisaris
Dalam agenda RUPST, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan sejumlah nama baru dalam jajaran direksi dan komisaris perusahaan.
Tiga nama yang resmi bergabung sebagai anggota direksi adalah:
1. Reski Damayanti
2. Apoorva Mehrotra
3. Honesti Basyir
Sementara itu, Seppalga Ahmad resmi diangkat sebagai komisaris perseroan.
Indosat juga memberhentikan dengan hormat Ahmad Zulfikar dan Achmad Syah Reza atas kontribusi mereka selama masa jabatan di perusahaan.
BACA JUGA:
Dividen Rp111 per Saham
Sebagai bentuk komitmen terhadap pemegang saham, RUPST menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp3.579.840.016.227 atau setara Rp111 per saham. Dividen tersebut akan dibagikan paling lambat 30 hari setelah pengumuman resmi risalah rapat.
Pembagian dividen ini menjadi sinyal kuat bahwa Indosat tetap mampu menjaga kinerja bisnis di tengah tantangan makroekonomi sepanjang 2025, sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang berbasis teknologi AI. ***
