Perdagangan saham PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) dihentikan otoritas bursa pada 23 Oktober 2026.
Ekbis

Saham PTPP Digembok Lagi Meski Garap Proyek Longsor Ratusan Miliar

  • Tunda Bayar Bunga Obligasi dan Bagi Hasil Sukuk
Ekbis
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM - Wah, ada kabar mengejutkan dari emiten konstruksi pelat merah PT PP (Persero) Tbk (PTPP)! Di tengah kesibukan mereka menggarap proyek jumbo penanganan longsor senilai ratusan miliar rupiah, suspensi saham mereka diperpanjang oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sebelumnya, otoritas pasar modal  telah menghentikan perdagangan perusahaan pada 5 Oktober 2026. Penghentian perdagangan diakibatkan gagal bayar bunga Obligasi Berkelanjutan III  PTPP Tahap I Tahun 2021 Seri B berkode PTPP03BCN1. 

Mereka juga tidak mampu memenuhi kewajiban bagi hasil Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PTPP Tahap I Tahun 2021 Seri B berkode SMPTPP01BCN1, yang seharusnya dibayarkan pada 2 Oktober 2026.

Kira-kira apa yang menyebabkan penghentian sementara perdagangan saham PTPP? Yuk, intip rangkumannya di bawah ini!

BACA JUGA:

PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026 - ibukotakini.com

1. Saham PTPP Resmi Digembok BEI

Berdasarkan pengumuman resmi BEI yang dirilis pada 23 Oktober 2026, otoritas bursa memutuskan untuk menghentikan perdagangan efek PTPP di seluruh pasar. 

Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan, guys.

Langkah tegas ini bermula dari surat PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) tertanggal 21 Oktober 2026. Isinya? PTPP tercatat menunda pembayaran yang seharusnya cair pada 22 Oktober 2026, yang meliputi:

  • Bunga ke-18 Obligasi Berkelanjutan III PTPP Tahap II Tahun 2022 Seri B (PTPP03BCN2).
  • Pendapatan bagi hasil ke-18 Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PTPP Tahap II Tahun 2022 Seri B (SMPTPP01BCN2).

Penundaan kewajiban finansial ini lantas memicu kekhawatiran terkait kelangsungan usaha (going concern) perseroan. 

BACA JUGA:

Sah! ADHI Karya dan Kreditur Sepakati Restrukturisasi via MRA - ibukotakini.com

“Mempertimbangkan hal tersebut serta dalam rangka menjaga perdagangan efek yang teratur, wajar dan efisien, maka Bursa Efek Indonesia (Bursa) memutuskan untuk melanjutkan penghentian sementara Perdagangan Efek PT PP (Persero) Tbk (PTPP) di Seluruh Pasar sejak sesi pra-pembukaan perdagangan pada Jumat, 23 Oktober 2026 hingga pengumuman Bursa lebih lanjut,” tulis Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan, Pande Made Kusuma Ari A.

2. Kontras! Di Lapangan, Proyek Longsor Rp268 Miliar Malah Lampaui Target

Di balik kabar suspensi saham yang bikin ketar-ketir para investor, kinerja operasional PTPP di lapangan justru menunjukkan taringnya. Perusahaan konstruksi di bawah naungan Danantara Indonesia ini tengah sibuk menangani proyek pemulihan infrastruktur jalan pascabencana di Sumatera Utara.

Berikut adalah deretan fakta menarik seputar proyek tersebut:

  • Nilai Kontrak Jumbo: Proyek Penanganan Mendesak Tanggap Darurat Bencana Alam Sumatera Utara di ruas Batas Aceh–Kota Sibolga dan Rampa–Poriaha/Mungkur ini memiliki nilai kontrak fantastis mencapai Rp268,66 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU).
  • Garap 31 Titik Longsor: PTPP bersama Kementerian PU bahu-membahu memperbaiki 31 titik longsoran yang tersebar di sepanjang 131 kilometer.
  • Progres Ngebut: Hebatnya lagi, realisasi pekerjaan proyek ini sudah mencapai 70,83%, melampaui target rencana awal yang dipatok sebesar 68,42%.

3. Andalkan Teknologi Canggih

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menjelaskan bahwa penanganan infrastruktur pascabencana ini menuntut perencanaan matang serta metode konstruksi yang presisi.

BACA JUGA:

PT PP (PTPP) Digugat PKPU, Dua Subkontraktor Tagih Rp4,25 Miliar - ibukotakini.com

Untuk menaklukkan medan yang berat, PTPP mengerahkan berbagai teknologi mutakhir seperti survei pemetaan Light Detection and Ranging (LiDAR), batimetri, dan fotogrametri. 

Selain itu, mereka juga memanfaatkan box concrete sebagai alternatif pengganti dinding penahan tanah serta menerapkan skema kontrak Design and Build agar proses perencanaan dan konstruksi bisa berjalan terintegrasi.

"Melalui proyek penanganan tanggap darurat di Sumatera Utara, PTPP berupaya mendukung pemulihan infrastruktur jalan agar fungsi konektivitas dapat kembali berjalan dengan baik," ujar Joko Raharjo.

Pada perdagangan terakhir, yakni 2 Oktober 2026, saham PTPP parkir di harga Rp161 per  lembar saham. Mengalami penurunan 58,51 persen selama setahun. ***