Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud resmi tetapkan PJJ/daring untuk sekolah pada 14-16 Oktober 2026 akibat kabut asap
Balikpapan

Sekolah di Balikpapan Daring 3 Hari Akibat Kabut Asap

  • Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud resmi tetapkan PJJ/daring untuk sekolah14-16 Oktober 2026 akibat kabut asap
Balikpapan
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Kota Balikpapan mengambil langkah tegas menyikapi kabut asap yang membuat kualitas udara masuk kategori tidak sehat. 

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, resmi menetapkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring untuk seluruh sekolah di Balikpapan. 

Keputusan penting ini disampaikan langsung oleh Rahmad Mas'ud saat dijumpai di Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan pada Selasa, 13 Oktober 2026. 

Rahmad menegaskan, keputusan PJJ diambil setelah melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan. 

"Setelah koordinasi dengan DLH dan Disdikbud, kita ambil satu langkah karena melihat kondisi Balikpapan. Karena Balikpapan ini asapnya kiriman. Dengan pertimbangan berbagai hal tentunya menjaga kesehatan anak kita, khususnya pelajar-pelajar kita," ungkap Rahmad Mas'ud. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/breaking-news-kualitas-udara-balikpapan-tidak-sehat

Orang nomor satu di Balikpapan itu menyebut, data dari alat ukur kualitas udara menunjukkan indeks pencemaran udara di Balikpapan mendekati angka tidak sehat. Kondisi ini memaksa Pemkot bertindak preventif. 

"Dari hasil indeks perkiraan alat ukur cuaca di Balikpapan, udaranya ya itu mendekati angka tidak sehat. Makanya langkah ini harus kita ambil untuk menjaga anak-anak kita, jangan sampai terjadi sesuatu terdampak terhadap kesehatan anak-anak kita," tegasnya. 

Ia menambahkan kebijakan PJJ atau sekolah daring ini akan mulai berlaku efektif besok, Rabu sampai Jumat, 14-16 Oktober 2026. 

Kebijakan ini bukan libur sekolah. Siswa tetap wajib belajar dari rumah dan melakukan absensi. 

"Jadi mulai besok kita ambil langkah untuk sekolah dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring, intinya dari sekolah di rumah tetapi bukan berarti ini diliburkan. Jadi kami juga pesan kepada orang tua untuk mengawasi anak-anak kita untuk tetap absen untuk belajar," katanya. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/kapan-musim-hujan-di-kaltim-dimulai-ini-prediksi-bmkg-2026-2027

Kebijakan ini berlaku untuk semua sekolah di Kota Balikpapan. Untuk jenjang SMA/SMK, Pemkot akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. 

"Insya Allah itu berlaku SD SMP. Semua sekolah di Kota Balikpapan, mungkin SD dan SMP. Kalau SMA ini harusnya juga, karena ini kan menyangkut kesehatan, tapi nanti mungkin dinas kita akan berkomunikasi dengan provinsi," jelasnya. 

Disebutkannya, meski pada Selasa sore ini sempat turun hujan di beberapa wilayah Balikpapan, Pemkot tetap komitmen menjalankan PJJ selama 3 hari ke depan sambil terus memantau perkembangan. 

"Walaupun hari ini Selasa kita lihat hujan, tetapi kita komitmen kita lihat dulu 3 hari ke depan. Kalau memang asap ini mulai reda, nanti kita evaluasi lagi sampai dengan Jumat," pungkasnya. ***