Sekolah Swasta Akhirnya Rasakan Manisnya Program Gratis Pemkot
Balikpapan

Sekolah Swasta Akhirnya Rasakan Manisnya Program Gratis Pemkot

  • Program ini merupakan hasil kemitraan antara Pemkot Balikpapan dan 13 sekolah swasta dengan tujuan untuk menampung peserta didik yang tak tertampung di sekolah negeri sekaligus menjamin akses pendidikan tanpa diskriminasi biaya
Balikpapan
Muhammad S.J

Muhammad S.J

Author

IBUKOTAKINI.COM - Sekolah swasta di Balikpapan akhirnya mulai merasakan langsung manfaat dari program pendidikan gratis yang dijalankan Pemerintah Kota. Salah satunya adalah SMP Al Hasan di Kelurahan Telaga Sari, Balikpapan Kota, yang tahun ini menggratiskan seluruh biaya pendidikan untuk siswa barunya.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Tahun ini semua siswa kelas tujuh dibebaskan dari biaya,” ujar Kepala SMP Al Hasan, Marniya, Senin 14 Jui 2025.

Program ini merupakan hasil kemitraan antara Pemkot Balikpapan dan 13 sekolah swasta dengan tujuan untuk menampung peserta didik yang tak tertampung di sekolah negeri sekaligus menjamin akses pendidikan tanpa diskriminasi biaya.

SMP Al Hasan sendiri mendapatkan kuota dua rombongan belajar (rombel), setara dengan 64 siswa baru yang seluruhnya kini sudah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

“Dulu banyak yang ingin menyekolahkan anaknya ke sini karena kami berbasis keagamaan, tapi terhalang biaya. Sekarang tidak lagi. Bahkan pendaftarnya membludak sampai lebih dari empat kelas,” tutur Marniya.

BACA JUGA:

SMPN 27 Balikpapan Jadi Lokasi Penyerahan Seragam Gratis oleh Wali Kota - ibukotakini.com

Karena keterbatasan kuota, pihak sekolah akhirnya harus mengarahkan calon siswa ke sekolah mitra lain yang juga mengikuti program ini.

Ia menjelaskan, program dari pemerintah kota ini sangat berdampak bukan hanya bagi orang tua siswa, tetapi juga bagi keberlangsungan sekolah swasta itu sendiri.

“Sekolah seperti kami biasanya sangat tergantung pada iuran masyarakat. Kalau sekarang dibantu pemerintah, kami jadi bisa fokus meningkatkan kualitas pembelajaran,” terang Marniya.

Ia juga menjelaskan bahwa sebelum program ini berjalan penuh, pihaknya sudah menerima subsidi operasional untuk siswa kelas delapan dan sembilan, yang membuat SPP turun dari Rp125 ribu menjadi Rp15 ribu per bulan.

“Kalau dibandingkan, ini sangat terjangkau. Bisa dibilang Al Hasan jadi sekolah termurah sekarang. Tapi kami punya fasilitas lengkap – ada lab, perpustakaan, kegiatan tahfiz, pelajaran bahasa Arab dan akidah akhlak,” paparnya.

MPLS di sekolah tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mengacu pada petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan.

BACA JUGA:

Pagi Ceria Ciri Khas Pembentukan Karakter Siswa SMPN 27 Balikpapan - ibukotakini.com

“Pagi tadi kami sudah mulai dengan upacara pembukaan. Anak-anak diperkenalkan dengan lingkungan sekolah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Balikpapan Irfan Taufik menjelaskan bahwa program sekolah gratis ini menyasar 600 siswa melalui 13 sekolah mitra yang telah diseleksi.

“Setiap siswa diberikan subsidi operasional Rp150 ribu per bulan dan uang pangkal Rp1,5 juta. Ini bagian dari upaya pemkot memperluas akses pendidikan yang setara,” ujar Irfan.

Ia menyebut, kolaborasi dengan sekolah swasta ini menjadi solusi strategis dalam menghadapi keterbatasan daya tampung sekolah negeri setiap tahunnya.

“Yang terpenting, standar mutu sekolah swasta mitra tetap dijaga. Harapannya, semua siswa mendapat pengalaman belajar yang setara, baik di negeri maupun swasta,” tutup Irfan. ***