logo
Sidak Pasar Bersama TPID, DPRD Temukan Kenaikan Signifikan Komoditas Cabai
Balikpapan

Sidak Pasar Bersama TPID, DPRD Temukan Kenaikan Signifikan Komoditas Cabai

  • Pada sidak pasar tradisional ditemukan bahwa beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, terutama beras, gula pasir, dan daging ayam. Namun, stok bahan pangan secara umum masih dalam kondisi aman.
Balikpapan
Ambarwati

Ambarwati

Author

IBUKOTAKINI.COM - Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman bersama Wakil Wali Kota Balikpapan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan Kota Balikpapan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional dan modern di Kota Balikpapan, Kamis (27/3/2025). 

Sidak ini bertujuan untuk memantau harga bahan kebutuhan pokok dan penting (Bapokting) menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Ini juga dilakukan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Beberapa lokasi sidak diantaranya adalah Pasar Klandasan, Pasar Pandansari, dan Yova Supermart. Pada sidak pasar tradisional ditemukan bahwa beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, terutama beras, gula pasir, dan daging ayam. Namun, stok bahan pangan secara umum masih dalam kondisi aman.

"Kalau melihat kenaikan harga tidak terlalu banyak, tidak terlalu signifikan. Kemudian pasokan bahan kebutuhan pokok juga cukup dan tidak kekurangan," urai Yono usai sidak. 

BACA JUGA:

Bapemperda Balikpapan Siap Fasilitas Revisi Perda Ritel Modern - ibukotakini.com

Menurutnya beberapa komoditas seperti daging dan telur mengalami kenaikan yang masih pada batas wajar. Kendati begitu cabe rawit mengalami kenaikan cukup tinggi dan signifikan. Untuk kebutuhan pokok tersebut rata-rata naik di kisaran 10% hingga 20%. Namun cabe rawit naik hingga 50%. 

"Saya rasa untuk kenaikan ini masih cukup wajar dan standar. Tapi nanti lebih lanjut kami akan mengkaji lagi terkait pasokan cabe rawit, karena kenaikan lebih dari 50%," bebernya. 

Lebih lanjut DPRD Kota Balikpapan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kota dan para pemangku kepentingan untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan serta mencegah potensi penimbunan bahan pokok.

"Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia bagi masyarakat, terutama menjelang hari raya," tukasnya. (Adv)