Pemerintah mewajibkan pelaporan ekspor CPO, batu bara, dan ferro alloy langsung ke Danantara sebagai implementasi kebijakan devisa hasil ekspor (DHE).
Ekbis

SINI Ungkap Target Produksi Batu Bara dan Overburden Dua Tambang

  • Targetkan Produksi Batu Bara 50 Juta Ton hingga 2035
Ekbis
Bunga Citra

Bunga Citra

Author

IBUKOTAKINI.COM – Perusahaan tambang yang baru saja mencaplok anak usaha Petrosea, PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) memproyeksikan total produksi batu bara mencapai 50 juta ton. 

Produksi tersebut berasal dari dua anak usahanya di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, yakni PT Pesona Bara Cakrawala (PBC) dan PT Cakrawala Bara Persada (CBP) hingga 2035.

Target tersebut merupakan bagian dari rencana produksi jangka panjang perusahaan yang juga mencakup pengupasan lapisan tanah penutup (overburden/OB) secara bertahap sesuai tahapan pengembangan masing-masing konsesi.

“Kegiatan First Cut diharapkan dapat dilaksanakan dengan estimasi pada Kuartal IV tahun 2026 untuk PT PBC dan pada Semester II tahun 2027 untuk PT CBP setelah akses jalan ke CBP selesai di bangun dan setelah pengesahan atas pengajuan RKAB CBP tahun 2027 didapatkan,” tulis Direktur Utama Perseroan, Amir Antolis dalam keterbukaan informasi, Rabu (5/8/2026). 

PT Pesona Bara Cakrawala Target Produksi 42 Juta Ton

Berdasarkan rencana produksi, PT Pesona Bara Cakrawala (PBC) yang memiliki konsesi seluas 3.482 hektare diproyeksikan memproduksi batu bara secara bertahap mulai 2027 hingga 2035 dengan total 42 juta ton.

Produksi tahunan direncanakan sebesar 1 juta ton pada 2027, meningkat menjadi 2 juta ton pada 2028, 3 juta ton pada 2029, 5 juta ton pada 2030, 6 juta ton pada 2031, 6,5 juta ton per tahun pada 2032–2034, sebelum menjadi 5,5 juta ton pada 2035.

Sejalan dengan target tersebut, volume pengupasan overburden diperkirakan mencapai total 189 juta BCM selama periode 2027–2035, dengan stripping ratio (SR) dipertahankan pada level 4,50 setiap tahun.

PT Cakrawala Bara Persada Produksi Stabil 1 Juta Ton per Tahun

Sementara itu, PT Cakrawala Bara Persada (CBP) yang mengelola konsesi seluas 4.828 hektare di Kabupaten Kapuas menargetkan produksi batu bara 1 juta ton per tahun mulai 2027 hingga 2034.

Dengan target tersebut, total produksi CBP diproyeksikan mencapai 8 juta ton selama delapan tahun operasi.

Untuk mendukung produksi tersebut, perusahaan merencanakan pengupasan overburden sebesar 5 juta BCM per tahun, atau total 40 juta BCM, dengan stripping ratio 5,00 yang dipertahankan sepanjang periode produksi.

Total Pengupasan Overburden Capai 229 Juta BCM

Secara keseluruhan, dua tambang milik PT Singaraja Putra Tbk. diproyeksikan menghasilkan:

• Produksi batu bara: 50 juta ton
• Pengupasan overburden: 229 juta BCM
• Tambang PBC: 42 juta ton batu bara dan 189 juta BCM overburden.
• Tambang CBP: 8 juta ton batu bara dan 40 juta BCM overburden.

Rencana produksi tersebut menunjukkan PBC menjadi kontributor utama produksi batu bara SINI, sedangkan CBP mempertahankan pola produksi yang stabil sepanjang umur tambangnya.***