
Sosok Investor Haiyanto Jadi Buruan Netizen X
- Koleksi Saham Emiten dalam Jumlah Fantastis
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM - Nama investor Haiyanto mendadak ramai diperbincangkan oleh pengguna media sosial X (Twitter).
Netizen penasaran dengan sosok tersebut setelah beredar daftar portofolio saham yang menunjukkan kepemilikan dalam jumlah besar di sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia.
Perbincangan ini bermula dari beredarnya data kepemilikan saham yang memperlihatkan Haiyanto memiliki porsi signifikan di berbagai perusahaan terbuka lintas sektor, mulai dari properti, energi, pembiayaan hingga industri manufaktur.
"Haiyanto punya 12 saham di IHSG tapi tidak ada satupun foto beliau di internet," cuit akun @LambeSaham.
Sontak, unggahan itu mendapat perhatian para followernya.
Sherly @happenfed
"Siapa haiyanto?"
@Lambe Saham
gada jejak digital nya
@tokokaos19443
"Akun nominee ?"
@LambeSaham
"nomine siape?"
Ada juga yang mengklaim Haiyanto sebagai ayah dari Youtuber Sisca Kohl. Namun jawaban itu belum terkonfirmasi.

Satu-satunya berita soal Haiyanto ditulis tiga tahun lalu. Namun isi berita itu juga menayangkan misteri sosok Haiyanto.
Dalam daftar yang beredar, saham terbesar yang dimiliki Haiyanto berada di emiten berkode Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS). Ia tercatat menggenggam sekitar 1.845.987 lot atau setara 23,97 persen kepemilikan.
Selain itu, Haiyanto juga diketahui memiliki porsi besar di sejumlah emiten lain seperti Modernland Realty Tbk (MDLN) dengan kepemilikan 12.169.968 lot atau 9,71 persen.
Kepemilikan signifikan juga terlihat pada saham Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) sebesar 567.651 lot atau 8,96 persen serta Omni Inovasi Indonesia Tbk (TELE) dengan 6.076.259 lot atau setara 8,31 persen.
Di sektor energi, Haiyanto tercatat memiliki saham Elnusa Tbk (ELSA) sebanyak 4.545.384 lot atau sekitar 6,23 persen.
Sementara pada emiten lain, kepemilikannya juga tidak kecil. Di antaranya pada Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK) sebesar 4,88 persen dan Paninvest Tbk (PNIN) sekitar 4,49 persen.
Portofolio Haiyanto juga mencakup saham Lavender Bina Cendikia Tbk (BMBL) dengan porsi 4,22 persen serta Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) sebesar 3,99 persen.
Selain itu, ia tercatat memiliki saham di sektor pelayaran melalui Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) sebesar 1,52 persen serta emiten properti Bakrieland Development Tbk (ELTY) sebesar 1,22 persen.
Adapun kepemilikan lainnya terdapat pada Kabelindo Murni Tbk (KBLM) dengan porsi sekitar 1,19 persen.
Beredarnya data portofolio ini membuat banyak pengguna X (Twitter) mencoba menelusuri identitas sang investor. Namun hingga kini, informasi detail mengenai profil Haiyanto masih terbatas di ruang publik.
Sebagian netizen menduga Haiyanto merupakan investor individu yang telah lama aktif mengakumulasi saham di berbagai emiten, khususnya saham-saham yang memiliki potensi pergerakan tinggi di pasar.
Fenomena ini pun memunculkan berbagai spekulasi di kalangan investor ritel mengenai strategi investasi yang digunakan.
Tidak sedikit yang menyebut Haiyanto sebagai salah satu “whale” atau investor besar yang pergerakannya berpotensi memengaruhi likuiditas saham tertentu.
Ada juga yang menyebut Haiyanto sebagai sosok Lo Keng Hong versi low profile.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai identitas maupun strategi investasi sosok Haiyanto yang tengah ramai diperbincangkan tersebut.
