Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengungkapkan bahwa hasil koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) menghasilkan sejumlah solusi konkret yang akan mulai direalisasikan pada 2026
Balikpapan

Strategi Balikpapan Hadapi El Nino, Air Baku Ditambah

  • Antisipasi El Nino, Pemkot Balikpapan Siap Keruk Waduk Manggar
Balikpapan
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Ancaman El Nino 2026 mulai diantisipasi serius oleh Pemerintah Kota Balikpapan dengan menyiapkan langkah strategis untuk menjaga ketersediaan air baku. 

Melalui koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS), Pemkot mendorong percepatan pengerukan Waduk Manggar serta pembangunan bendali di Sungai Ampal sebagai upaya memperkuat cadangan air bersih dan meminimalkan risiko kekeringan bagi masyarakat.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengungkapkan bahwa hasil koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) menghasilkan sejumlah solusi konkret yang akan mulai direalisasikan pada 2026.

“Alhamdulillah, pertemuan dengan BWS kemarin ada beberapa solusi. Tahun ini akan ada pembangunan bendali di belakang Pasar Segar Sungai Ampal,” ungkap Rahmad usai lantik 75 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan pada Kamis (16/4/2026). 

Selain pembangunan bendali, Pemkot Balikpapan juga akhirnya memperoleh izin untuk melakukan pengerukan Waduk Manggar. 

Ia menyebut langkah ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas tampungan air baku di tengah ancaman kekeringan akibat El Nino.

BACA JUGA:

Apa Upaya Pemkot Balikpapan Antisipasi El Nino 2026 - ibukotakini.com

“Beberapa tahun lalu kita minta waduk itu dikeruk, tapi belum dapat izin. Sekarang sudah diizinkan, dan ini menjadi salah satu solusi untuk menambah air baku,” jelas Rahmad.

Ia menilai pengerukan waduk jauh lebih efektif dibandingkan pembebasan lahan baru. 

Dengan luas sekitar 20 hektare dan rencana kedalaman pengerukan hingga dua meter, kapasitas waduk diproyeksikan meningkat signifikan.

“Kalau itu sudah dikeruk, tidak perlu lagi pengadaan lahan. Itu bisa menghasilkan air baku yang banyak dan lebih efisien,” katanya.

Rahmad menambahkan, tambahan kapasitas air baku dari proyek tersebut diperkirakan mencapai sekitar 100 meter kubik, yang akan sangat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga Balikpapan. 

Rencana pengerukan Waduk Manggar akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah, baik melalui APBD perubahan maupun anggaran murni. Pelaksanaannya juga akan dikoordinasikan dengan BWS dan instansi terkait.

BACA JUGA:

Ancaman El Nino, PTMB Siapkan Strategi Penyediaan Air di Balikpapan - ibukotakini.com

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya mitigasi menghadapi potensi kekeringan akibat El Nino yang diperkirakan terjadi tahun ini,” tegas Rahmad.

Di sisi lain, Pemkot Balikpapan juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan penimbunan air secara berlebihan.

“Kami minta warga jangan panik. Kalau panik lalu menampung air sebanyak-banyaknya, nanti yang lain tidak kebagian,” ujarnya.

Rahmad menyarankan warga menyiapkan tampungan air secukupnya, sekitar dua hingga tiga drum, serta menggunakan air secara hemat dan bijak.

“Gunakan air sebaik-baiknya dan sehemat-hematnya. Kalau sehari habis berarti boros,” tambahnya.

Selain sebagai pengendali banjir, bendali yang akan dibangun di Sungai Ampal juga akan difungsikan sebagai penampungan air untuk memperkuat cadangan air baku di Balikpapan. (Adv Diskominfo Balikpapan)