
Syarifuddin Odang: Kebersihan Kota Jadi Evaluasi Bersama
- DPRD Balikpapan Ingatkan Kebersihan Tak Musiman
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Syarifudin Oddang, menilai pola kesiapan kebersihan kota cenderung meningkat hanya menjelang penilaian Adipura.
Menurutnya, meraih penghargaan Adipura bukanlah perkara sulit. Namun, tantangan sesungguhnya adalah menjaga konsistensi kebersihan kota dalam jangka panjang.
“Mendapatkan Adipura itu tidak terlalu sulit. Tapi mempertahankannya membutuhkan kesiapan yang terus-menerus, bukan hanya saat mau dinilai,” kata Oddang saat ditemui, Jumat (20/2/2026).
Ia mengungkapkan, dalam penilaian Adipura 2025 terdapat sejumlah titik yang mendapat catatan dari tim penilai pusat terkait kondisi kebersihan.
Meski demikian, catatan tersebut tidak bisa digeneralisasi sebagai gambaran keseluruhan Kota Balikpapan.
“Tidak bisa karena beberapa lokasi lalu digeneralisasi seluruh Balikpapan,” ujarnya.
Oddang menjelaskan, secara teknis titik-titik yang menjadi perhatian penilai sebenarnya sudah diketahui oleh organisasi perangkat daerah (OPD) yang bersentuhan langsung dengan urusan kebersihan.
BACA JUGA:
Kandidat Adipura, Menteri LH Cek Sampah Balikpapan - ibukotakini.com
Karena itu, ia menyebut kesiapan seharusnya dilakukan jauh hari dan menjadi rutinitas, bukan persiapan sesaat.
“Kesiapan itu harus menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, bukan persiapan sementara,” tambahnya.
Selain peran pemerintah, Oddang juga menyatakan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Komunikasi yang berkelanjutan antara RT dan warga perlu terus diperkuat guna membangun disiplin kebersihan secara kolektif,” imbuhnya.
Ia juga menyinggung pertumbuhan penduduk di Balikpapan yang dinilai turut memengaruhi kondisi lingkungan. Para pendatang, kata Oddang, perlu menyesuaikan diri dengan kebiasaan hidup bersih yang selama ini diterapkan di Kota Balikpapan.
“Setiap orang yang tinggal di Balikpapan perlu mengikuti aturan dan kebiasaan lingkungan yang berlaku,” tegasnya.
Oddang menilai hasil penilaian Adipura 2025 seharusnya menjadi bahan evaluasi bersama bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
Peningkatan kualitas kebersihan kota hanya dapat terwujud jika seluruh unsur terlibat secara konsisten.
“Kebersihan itu harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan hanya saat ada penilaian,” tutupnya. ***
