Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik menjajal vespa listrik hasil konversi bengkel di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Kabar Ibu Kota

Tak Hanya Konser Slank di Bekas Tambang, Akmal Juga Bawa Vespa Listrik

  • “Jadi go green-nya dapat, nanamnya juga dapat,”
Kabar Ibu Kota
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, berencana menggelar aksi kampanye ramah lingkungan dengan mengendarai vespa bertenaga listrik menuju lahan eks tambang di Berambai, Kecamatan Samarinda Utara. 

Aksi ini akan menjadi bagian dari perhelatan konser grup band legendaris, Slank, yang juga digelar di lokasi tersebut.

Kampanye ini merupakan wujud dukungan Akmal terhadap upaya pengurangan polusi udara, air, dan tanah, serta langkah untuk menekan laju pemanasan global dan perubahan iklim. 

“Transformasi dari energi tak terbarukan ke energi terbarukan. Ini juga mendukung gerakan pemerintah pusat,” ungkap Akmal dalam pernyataan resmi dikutip Sabtu, 7 Desember 2024. 

BACA JUGA:

Pj Gubernur Akmal Malik Akselerasi Pemetaan 841 Desa di Kaltim - ibukotakini.com

Untuk merealisasikan aksi ini, Akmal tengah mengumpulkan sedikitnya 20 vespa listrik yang akan digunakan bersama para peserta, termasuk Kaka Slank. “Ayo, yang punya vespa, kita tukar menjadi tenaga listrik. Saya sudah punya dua,” ajak Akmal.

Ia juga berencana mengundang Pj Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Zainal Arifin, yang sedang giat mengembangkan vespa listrik berbasis daur ulang vespa bekas. 

“Jika ada masyarakat yang punya vespa jadul dan ingin mengubahnya menjadi vespa listrik, saya siap membantu,” tambah Akmal, seraya menjelaskan bahwa konversi vespa ini dapat dilakukan di bengkel yang terletak di PPU.

Kampanye ini sekaligus menunjukkan bahwa lahan eks tambang dapat dimanfaatkan kembali untuk kegiatan produktif, seperti pertanian. 

BACA JUGA:

Pj Gubernur Mau Gelar Konser Slank di Bekas Tambang, Warga Tanyakan Urgensinya - ibukotakini.com

Akmal menekankan pentingnya mengubah stigma bahwa tambang hanya memberikan kerusakan.

“Kaltim tidak antitambang, tapi mari yang sudah ditambang, kita tanami kembali menjadi produktif dan bernilai ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya. 

Ia mencontohkan sejumlah perusahaan tambang di Kaltim, seperti PT Indominco yang menanam pisang dan kelengkeng, hingga PT Berau Coal yang mengembangkan kakao.

Dengan gerakan ini, Akmal berharap masyarakat dan perusahaan tambang dapat bersinergi untuk mengembalikan fungsi lahan bekas tambang menjadi lebih hijau, produktif, dan bermanfaat. 

BACA JUGA:

Maratua Ecotourism Conference 2024: Dorong Wisata untuk Konservasi - ibukotakini.com

“Jadi go green-nya dapat, nanamnya juga dapat,” ucapnya.

Akmal menyebut aksi vespa listrik ini sekaligus menjadi simbol transformasi menuju energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan di Kalimantan Timur. ***