
Tak Semua Dapat Perlindungan, Pemkot Balikpapan Lindungi Pekerja Rentan
- Pemerintah Kota Balikpapan ingin memastikan mereka yang bekerja dijalanan ini, tetap memiliki jaminan ketika menghadapi risiko kerja
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan Pemerintah Kota Balikpapan terus memberi perhatian kepada para pekerja rentan, termasuk pengemudi ojek online (ojol), nelayan, dan sebagainya dengan menyiapkan program perlindungan melalui asuransi tenaga kerja.
Menurutnya, sebagian perusahaan aplikasi transportasi memang telah menyediakan jaminan asuransi bagi mitra driver. Namun, masih ada pengemudi yang belum mendapatkan perlindungan sehingga Pemkot Balikpapan membuka peluang melalui program pemerintah daerah.
“Pemerintah ini kan juga punya program asuransi bagi para pekerja, termasuk saudara-saudara kita driver online. Jadi kalau ada yang belum diasuransikan, bisa mendaftar lewat pemerintah kota,” kata Rahmad dalam Doa Bersama Persatuan Ojol Balikpapan di Persimpangan Plaza Balikpapan, Selasa (2/9/2025).
Rahmad menjelaskan, upaya ini menjadi bentuk kontribusi nyata pemerintah kota dalam melindungi warganya yang masuk kategori pekerja rentan.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/pemkot-balikpapan-siap-perkuat-program-pro-rakyat
Pemerintah kota ingin memastikan mereka yang bekerja dijalanan ini, tetap memiliki jaminan ketika menghadapi risiko kerja.
“Tidak semua perusahaan memberikan jaminan. Karena itu, pemerintah kota hadir untuk melengkapi, supaya para driver tetap terlindungi, khususnya mereka yang bekerja hingga larut malam,” terangnya.
Ia menambahkan, kehadiran asuransi dari pemerintah tidak hanya sebatas perlindungan finansial, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial daerah dalam memberikan rasa aman.
Program ini, kata dia, sejalan dengan komitmen pemerintah daerah menghadirkan kebijakan pemerintah yang pro-rakyat.
“Harapan kita, perlindungan sosial ini memberi rasa aman, layak, dan menumbuhkan kepercayaan diri bagi para pekerja. Mereka adalah bagian penting dari perputaran ekonomi kota Balikpapan,” pungkas Rahmad. ***
