
Telkomsel CERMAD Bantu UMKM Samarinda Kuasai Digital Marketing AI 2026
- Telkomsel menggelar CERMAD di Samarinda untuk membekali lebih dari 100 pelaku UMKM dengan strategi digital marketing dan AI
Samarinda
IBUKOTAKINI.COM - Telkomsel memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital pelaku usaha di Kalimantan Timur melalui program CERMAD (Cerita Marketing Ala MyAds).
Berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Kalimantan Timur, kegiatan ini membekali lebih dari 100 pelaku usaha dengan strategi pemasaran digital berbasis teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Mengusung tema "Lokal ke Nasional: Strategi untuk Naikkan Penjualan & Bangun Branding Lewat Digital", kegiatan yang digelar di Galeri UKM Etham Nusantara Samarinda pada 15 Juli 2026 itu mempertemukan pelaku UMKM binaan pemerintah, mitra Dinas Pariwisata, serta pelaku usaha dari Rumah BUMN dalam satu forum pengembangan kapasitas bisnis digital.
General Manager Consumer Business Region Kalimantan Telkomsel, Eureka Meliala, mengatakan CERMAD merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal agar mampu memperluas pasar dari tingkat daerah hingga nasional melalui pemanfaatan teknologi digital.
"Program ini kami hadirkan untuk meningkatkan kapasitas, daya saing, sekaligus mempercepat transformasi pemasaran digital bagi pelaku usaha potensial di Kalimantan Timur," ucap Eureka.
BACA JUGA:
Telkomsel dan SiCepat Luncurkan Paket Internet Khusus Kurir 46 GB - ibukotakini.com
Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai strategi digital marketing, penguatan branding, hingga optimalisasi teknologi AI dalam mendukung aktivitas promosi.
Sesi edukasi disampaikan oleh Dosen Sistem Informasi Universitas Mulawarman sekaligus Co-Founder NextGen Academy, Vina Zahrotun Kamila, serta Managing Director Yellow Mart, Adi G.W., yang berbagi pengalaman memanfaatkan platform MyAds untuk mengembangkan bisnis.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, menilai kemampuan memanfaatkan platform digital kini menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha yang ingin memperluas jangkauan pasar.
“Pemasaran digital memungkinkan produk lokal menembus pasar nasional tanpa dibatasi lokasi geografis,” imbuhnya.
Senada, Sekretaris Disperindagkop UKM Provinsi Kalimantan Timur, Warsito, menegaskan bahwa daerah memiliki potensi besar di sektor kuliner, kriya, fesyen, kerajinan, hingga ekonomi kreatif.
BACA JUGA:
Super Brand Day, Telkomsel dan Erajaya Beri Diskon hingga Rp1,9 Juta - ibukotakini.com
Karena itu, peningkatan kompetensi digital marketing dan pemanfaatan AI dinilai menjadi faktor penting agar UMKM mampu bersaing di era ekonomi digital.
Sebagai bagian dari program tersebut, Telkomsel juga memperkenalkan MyAds, layanan digital advertising yang memungkinkan pelaku usaha menjalankan kampanye promosi secara lebih terarah melalui teknologi Location Based Advertising (LBA). Layanan ini dapat menjangkau pelanggan di berbagai wilayah Indonesia melalui berbagai kanal komunikasi seperti WhatsApp, RCS, MMS, pop-up, hingga display banner.
Telkomsel menerapkan skema Pay per Use, sehingga pelaku usaha hanya membayar iklan yang benar-benar terkirim. Model ini diharapkan dapat membantu UMKM mengelola anggaran promosi secara lebih efisien tanpa mengurangi efektivitas pemasaran. ***
