
Terbaru! Saham Bayan yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar
- Jhonlin Beli 84 Juta Saham BYAN Lagi
Tren
IBUKOTAKINI.COM – Rencana pembelian saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) oleh PT Jhonlin Baratama, perusahaan yang terafiliasi dengan pengusaha Haji Isam, mengalami perubahan.
Jumlah saham Bayan Resources yang akan dialihkan kepada PT Jhonlin Baratama kini menjadi 10.084.088.370 saham.
Angka tersebut meningkat dari rencana sebelumnya sebanyak 10.000.000.500 saham.
Perubahan tersebut dituangkan dalam Perubahan atas Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBS) yang ditandatangani Dato' Low Tuck Kwong, Elaine Low dan PT Jhonlin Baratama pada 1 Oktober 2026.
BACA JUGA:
Haji Isam Belum Masuk Daftar Pemegang Saham BYAN, Low Tuck Kwong Masih 40,25% - ibukotakini.com
Bayan Resources menerima pemberitahuan mengenai perubahan perjanjian tersebut pada 5 Oktober 2026.
Saham yang Dibeli Haji Isam Bertambah 84 Juta
Berdasarkan perubahan PJBS, jumlah saham yang akan dialihkan kepada PT Jhonlin Baratama bertambah sebanyak 84.087.870 saham dibandingkan kesepakatan awal.
Semula, jumlah saham yang akan dibeli mencapai 10.000.000.500 saham.
Kini jumlah tersebut berubah menjadi 10.084.088.370 saham.
Jika menggunakan total saham BYAN sebanyak 33.333.338.000 saham sebagaimana tercantum dalam laporan registrasi pemegang efek per 30 September 2026, jumlah terbaru tersebut setara sekitar 30,25 persen saham perseroan.
BACA JUGA:
Terungkap! Begini Kronologi Haji Isam Beli 30% Saham Bayan dari Low Tuck Kwong - ibukotakini.com
Namun, angka tersebut merupakan porsi saham yang akan dimiliki setelah transaksi selesai, bukan kepemilikan yang sudah efektif saat ini.
Perubahan PJBS Ditandatangani 1 Oktober
Bayan Resources menjelaskan, Dato' Low Tuck Kwong dan Elaine Low sebelumnya telah menandatangani PJBS dengan PT Jhonlin Baratama pada 16 September 2026.
Informasi tersebut kemudian diumumkan Bayan melalui keterbukaan informasi pada 17 September 2026.
Perkembangan terbaru terjadi setelah ketiga pihak menandatangani perubahan terhadap PJBS pada 1 Oktober 2026.
Perseroan menerima surat pemberitahuan mengenai perubahan tersebut pada 5 Oktober 2026.
BACA JUGA:
Haji Isam Jadi Pemegang 30% Saham BYAN, Siapa Pengendali Bayan Resources? - ibukotakini.com
Perubahan yang diungkapkan kali ini secara spesifik menyangkut jumlah saham biasa Bayan Resources yang akan dialihkan kepada PT Jhonlin Baratama.
Transaksi Masih Menunggu Syarat Pendahuluan
Meski jumlah saham yang akan dibeli telah diperbarui, transaksi tersebut belum otomatis selesai.
Bayan Resources menyatakan pelaksanaan dan penyelesaian transaksi masih tunduk pada pemenuhan sejumlah kondisi-kondisi pendahuluan.
Artinya, PT Jhonlin Baratama baru akan memiliki 10.084.088.370 saham BYAN setelah transaksi diselesaikan dan seluruh kondisi pendahuluan terpenuhi.
BACA JUGA:
Berapa Kekayaan Haji Isam? Ini Perkiraannya - ibukotakini.com
Dalam keterbukaan informasi terbaru, Bayan tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai target tanggal penyelesaian transaksi.
Bayan Sebut Tak Berdampak Material Negatif
Direktur PT Bayan Resources Tbk Jenny Quantero mengatakan perubahan transaksi tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif terhadap perseroan.
“Kejadian tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif yang dapat mengganggu kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan.”
Pernyataan tersebut mencakup aspek operasional, hukum, kondisi keuangan hingga kelangsungan usaha Bayan Resources.
Posisi Haji Isam di BYAN Makin Besar
Perubahan jumlah saham dalam PJBS ini menarik karena terjadi setelah sebelumnya PT Jhonlin Baratama direncanakan membeli 30 persen saham Bayan Resources.
Dengan tambahan 84.087.870 saham, target pembelian Jhonlin kini lebih besar dibandingkan kesepakatan awal.
Secara matematis, berdasarkan total saham 33.333.338.000 lembar, 10.084.088.370 saham setara sekitar 30,252 persen.
Namun, penting dicatat, persentase tersebut adalah perhitungan berdasarkan total saham yang tercantum dalam laporan registrasi pemegang efek, sementara dokumen terbaru menyebut jumlah saham yang akan dialihkan tanpa menyatakan secara eksplisit persentase terbaru.
Low Tuck Kwong Tetap Pengendali?
Perubahan jumlah saham yang dibeli Jhonlin ini juga belum secara otomatis berarti terjadi perubahan pengendalian Bayan Resources.
Dalam informasi sebelumnya, manajemen Bayan menyatakan Dato' Low Tuck Kwong tetap menjadi pemegang saham utama dan pengendali perseroan setelah transaksi.
Kronologi Terbaru Haji Isam-Bayan
- 16 September 2026: Low Tuck Kwong dan Elaine Low menandatangani PJBS dengan PT Jhonlin Baratama.
- 17 September 2026: Bayan mengungkapkan transaksi kepada publik.
- 30 September 2026: Dalam registrasi pemegang efek, Low Tuck Kwong masih tercatat memiliki 40,251 persen BYAN.
- 1 Oktober 2026: Para pihak menandatangani perubahan PJBS.
- 5 Oktober 2026: Bayan menerima pemberitahuan perubahan PJBS.
- Setelah seluruh kondisi pendahuluan terpenuhi: PT Jhonlin Baratama akan memperoleh 10.084.088.370 saham BYAN.
