
Tingkatkan Kesejahteraan Pesisir, Kampung Nelayan Merah Putih Hadir di PPU
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) resmi direalisasikan di PPU
Penajam
IBUKOTAKINI.COM - Kesejahteraan masyarakat nelayan tak hanya bergantung pada melimpahnya hasil tangkapan di laut.
Ketersediaan tempat pendaratan ikan, fasilitas penyimpanan (cold storage), kecukupan perbekalan melaut, hingga efisiensi biaya transportasi menuju pasar menjadi faktor penentu utama pendapatan yang dibawa pulang ke rumah.
Menjawab tantangan tersebut, pembangunan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, resmi mulai direalisasikan.
Program prioritas nasional besutan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini dirancang sebagai langkah strategis memperkuat infrastruktur perikanan sentral sekaligus mendongkrak taraf hidup warga pesisir.
Realisasi program strategis ini tak lepas dari langkah proaktif Pemerintah Kabupaten PPU. Bupati PPU, Mudyat Noor, secara intensif mengusulkan pembangunan KNMP langsung ke KKP agar kebutuhan mendasar nelayan lokal memperoleh intervensi dan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
Langkah diplomasi anggaran ini menjadi momentum penting dalam menghadirkan fasilitas perikanan modern yang selama ini dinantikan masyarakat pesisir PPU.
BACA JUGA:
Pemkab PPU Ungkap Keterbatasan Pengairan Teknis Pengaruhi Produktivitas Petani - ibukotakini.com
Penyuluh perikanan lapangan (PPL) dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, Abdul Malik, mengatakan berdasarkan perencanaannya, tata ruang KNMP di PPU akan dibagi menjadi dua zona utama.
Di mana Kelurahan Nenang ditetapkan sebagai Pusat KNMP (sentra fasilitas dan aktivitas utama).
“Adapun Tanjung Tengah dan Api-Api ditetapkan sebagai Kawasan Penyangga untuk memperluas jangkauan pelayanan perikanan,” imbuhnya.
Kehadiran KNMP menyulut optimisme baru bagi komunitas nelayan lokal. Ansyar, salah seorang nelayan asal Desa Api-Api, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap eksekusi program tersebut.
Ia menyadari bahwa keterbatasan APBD daerah sering kali menjadi tantangan, sehingga dukungan program dari KKP menjadi angin segar bagi nelayan kecil.
“Kami sebagai masyarakat tentunya melihat pemerintah memiliki keterbatasan anggaran dan skala prioritas. Saat ini kami merasa sangat bersyukur dan mendukung penuh program KNMP ini, dengan harapan ke depan dapat menunjang seluruh kebutuhan operasional nelayan,” ujar Ansyar. (Adv-Diskominfo PPU)
