Penulis Nurlena Rahmad Mas'ud kenalkan buku “Aku Cinta Kota Balikpapan” di TK Negeri Pembina 1 Balikpapan
Balikpapan

Tingkatkan Literasi Anak Balikpapan dari Buku “Aku Cinta Kota”

  • Penulis Nurlena Rahmad Mas'ud kenalkan buku “Aku Cinta Kota Balikpapan” di TK Negeri Pembina 1 Balikpapan
Balikpapan
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Semangat menanamkan kecintaan terhadap kota sejak usia dini kembali digaungkan melalui kegiatan literasi yang hangat dan inspiratif di TK Negeri Pembina 1 Balikpapan, Kamis (30/4/2026).

Penulis buku anak, Nurlena Rahmad, melakukan kunjungan sekaligus pengambilan video peluncuran buku berjudul Aku Cinta Kota Balikpapan bersama para siswa. 

Kegiatan berlangsung meriah dengan penuh keceriaan dan antusiasme anak-anak.

Tak hanya peluncuran buku, kegiatan ini menjelma menjadi ruang interaksi edukatif. Di hadapan puluhan murid, Nurlena membacakan langsung isi bukunya dengan gaya yang hidup, interaktif, dan mudah dipahami anak-anak.

Cerita dalam buku tersebut mengangkat nilai-nilai cinta lingkungan, kebanggaan terhadap daerah, serta pengenalan identitas Kota Balikpapan.

Anak-anak tampak aktif menyimak setiap cerita, bahkan ikut terlibat dalam dialog yang membangun rasa ingin tahu mereka.

BACA JUGA:

Pendidikan Karakter Dini, Ribuan Anak Ikuti Gebyar PAUD Balikpapan - ibukotakini.com

Suasana kelas pun berubah menjadi panggung kecil penuh tawa dan semangat belajar. Para siswa terlihat antusias menjawab pertanyaan dan berbagi pendapat tentang cerita yang mereka dengarkan.

Nurlena menjelaskan, buku tersebut dirancang sebagai media edukasi untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap kota sejak usia dini. 

Di mana pengenalan lingkungan sekitar melalui cerita sederhana dapat membentuk karakter anak yang peduli dan bangga terhadap daerahnya.

“Anak-anak adalah masa depan Balikpapan. Dari merekalah kecintaan terhadap kota ini akan terus hidup dan berkembang,” ucapnya.

BACA JUGA:

Wajib PAUD 2027, Disdikbud Balikpapan Siapkan Skema Subsidi - ibukotakini.com

Ia menyatakan, pendidikan karakter tidak hanya dibangun melalui pembelajaran formal di kelas, tetapi juga melalui kebiasaan membaca dan mengenal lingkungan sekitar.

Buku anak dengan muatan lokal dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat identitas serta membangun kedekatan emosional anak dengan tempat tinggalnya.

Nurlena juga mengapresiasi peran para guru yang telah mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, guru memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter, pengetahuan, dan nilai moral anak sejak dini.

“Terima kasih kepada ibu guru yang luar biasa, serta anak-anak hebat yang begitu antusias. Semoga kelak tumbuh menjadi generasi yang pintar, sukses, saleh dan salehah, serta selalu taat kepada orang tua dan guru,” tukasnya. ***