
Tips Aman Berkendara Motor di Jalan Berlumpur
- Mengendarai motor di medan berlumpur memang membutuhkan ketenangan dan teknik berbeda dari jalan aspal
Tren
IBUKOTAKINI.COM - Kondisi jalan basah dan berlumpur kerap menjadi tantangan serius bagi pengendara sepeda motor, terutama di musim hujan.
Permukaan yang licin bahkan menyerupai es dapat meningkatkan risiko tergelincir jika tidak diantisipasi dengan teknik berkendara yang tepat.
Menjawab tantangan tersebut, Astra Motor Kaltim 1 membagikan sejumlah tips aman berkendara di medan berlumpur agar pengendara tetap stabil dan selamat sampai tujuan.
PIC Safety Riding Astra Motor Kaltim 1, Muhammad Aditya Wicaksana, menekankan pentingnya pengendalian motor yang halus dan tidak tergesa-gesa saat melintasi jalan licin.
“Salah satu langkah utama adalah mengandalkan rem belakang untuk mengontrol kecepatan,” ungkapnya pada Minggu, 15 Februari 2026.
Disebutkannya, penggunaan rem depan di atas permukaan lumpur berisiko membuat roda terkunci dan motor kehilangan keseimbangan. Karena itu, rem belakang disarankan ditekan secara perlahan dan bertahap.
BACA JUGA:
Night Ride Vario 125, Kampanye Aman Berkendara di Balikpapan - ibukotakini.com
Selain itu, pengendara perlu menjaga momentum dengan gas yang stabil. Kecepatan tidak boleh terlalu pelan hingga mesin kehilangan tenaga, namun juga tidak berlebihan. Putaran gas yang halus membantu ban mendapatkan traksi yang cukup agar tidak mudah selip.
Sikap tubuh juga memegang peran penting. Stang sebaiknya dipegang dengan rileks, tidak kaku, agar motor dapat mengikuti kontur jalan.
Pengendara juga disarankan menurunkan kaki sebagai penyeimbang tambahan jika sewaktu-waktu motor kehilangan stabilitas.
Fokus pandangan ke arah depan menjadi kunci lain yang tak kalah penting. Dengan mengarahkan mata ke jalur yang lebih kering atau ujung jalan berlumpur, pengendara dapat menjaga arah motor tetap lurus dan terkontrol.
Astra Motor Kaltim 1 juga menyarankan pengendara memilih jalur yang memiliki permukaan lebih kasar, seperti jejak ban yang mengeras, kerikil, atau rumput tipis, karena cenderung lebih aman dibandingkan tanah liat basah.
Jika medan berlumpur cukup panjang dan ekstrem, tekanan ban dapat dikurangi sedikit untuk memperluas bidang kontak ban dengan tanah.
“Mengendarai motor di medan berlumpur memang membutuhkan ketenangan dan teknik berbeda dari jalan aspal. Lebih baik tiba di tujuan dengan kondisi motor kotor daripada memaksakan diri dan berisiko terjatuh,” ujar Aditya. ***
