Tips Aman Berkendara Motor Matic di Tanjakan dan Turunan Balikpapan
Tren

Tips Aman Berkendara Motor Matic di Tanjakan dan Turunan Balikpapan

  • Dengan memahami teknik berkendara yang tepat, pengendara tidak hanya menjaga keselamatan diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya
Tren
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Karakter jalan di Kota Balikpapan yang didominasi tanjakan dan turunan menuntut kewaspadaan ekstra dari setiap pengguna jalan. 

Kondisi ini membuat pengendara, khususnya pengguna sepeda motor matic, perlu memahami teknik berkendara yang tepat agar tetap aman dan nyaman di perjalanan.

Berbeda dengan sepeda motor manual yang dapat memanfaatkan engine brake melalui perpindahan gigi, motor matic dengan sistem transmisi otomatis membutuhkan teknik tersendiri saat melintasi medan menanjak maupun menurun.

Astra Motor Kaltim 1 membagikan enam tips penting berkendara motor matic di kondisi tersebut:

1. Lakukan pengecekan kendaraan sebelum digunakan. 

Pemeriksaan ini mencakup bahan bakar, oli, rantai, ban, kopling, rem, serta komponen lainnya guna menjaga performa kendaraan sekaligus meminimalkan potensi insiden.

BACA JUGA:

Kurikulum TBSM SMK 6 Penajam Disinkronkan Industri - ibukotakini.com

2. Kenali kondisi rute yang akan dilalui. 

Dengan memahami jalur perjalanan, pengendara dapat mengantisipasi berbagai kondisi jalan, mengatur waktu tempuh, serta menghindari kemacetan.

3. Saat memasuki jalur menanjak.

Pengendara disarankan menjaga jarak aman agar memiliki ruang untuk berakselerasi. Tambahan gas sebaiknya dilakukan sebelum tanjakan untuk mendapatkan momentum, sementara kecepatan perlu dikurangi secara bertahap saat mendekati puncak guna menjaga stabilitas kendaraan.

4. Ketika melewati jalan menurun.

Pengendara perlu mengurangi kecepatan sebelum memasuki turunan. Penggunaan rem depan dan belakang harus dilakukan secara seimbang. Jika pengereman terasa kurang optimal, disarankan menepi sejenak untuk mendinginkan sistem pengereman, terutama pada turunan panjang.

BACA JUGA:

Kontes Layanan Honda 2026, Ini Daftar Pemenangnya - ibukotakini.com

5.  Perhatikan postur berkendara. 

Saat menanjak, posisi tubuh sebaiknya condong ke depan agar roda depan memiliki cengkeraman maksimal. Sebaliknya, saat menurun, tubuh diarahkan condong ke belakang untuk menjaga keseimbangan.

6. Ketika berhenti di tanjakan. 

Gunakan rem belakang lebih dominan untuk menahan laju kendaraan agar tidak mundur. Pengendara juga diimbau menghindari posisi tepat di belakang kendaraan besar seperti truk atau bus. Jika terpaksa, pilih posisi paling aman, misalnya di sisi kiri.

Safety Riding Instructor Astra Motor Kaltim 1, Muhammad Aditya Wicaksana, mengatakan pentingnya pemahaman teknik berkendara sesuai kondisi jalan.

“Setiap pengendara wajib memahami medan dan teknik berkendara yang tepat agar mampu menghadapi berbagai kontur dan kondisi jalan. Hal ini sangat membantu kita untuk tetap fokus agar selamat sampai tujuan,” ujarnya.

Dengan memahami teknik berkendara yang tepat, pengendara tidak hanya menjaga keselamatan diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya, sekaligus menerapkan prinsip keselamatan berkendara #Cari_aman. ***