
Titik Panas di Kaltim Melonjak Capai 1.134, Berau Terbanyak
- Angka ini naik 34,36% dibandingkan hari sebelumnya, Senin, 31 Agustus 2026, yang tercatat sebanyak 844 titik
Kabar Ibu Kota
IBUKOTAKINI.COM - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kian mengkhawatirkan.
Pemantauan terbaru menunjukkan lonjakan signifikan jumlah titik panas (hotspot) yang tersebar di wilayah kabupaten dan kota se-Kaltim.
Berdasarkan data infografis penanganan Karhutla Kaltim per Selasa, 1 September 2026 (01.00–24.00 WITA), total hotspot di Kaltim melonjak tajam menjadi 1.134 titik.
Angka ini naik 34,36% dibandingkan hari sebelumnya, Senin, 31 Agustus 2026, yang tercatat sebanyak 844 titik.
Sebaran Titik Panas Kaltim (Per 1 September 2026)
Kabupaten Berau menjadi daerah dengan penyumbang titik panas terbanyak di Kaltim, disusul oleh Kabupaten Paser dan Kutai Timur. Berikut rincian sebaran titik panas berdasarkan tingkat kepercayaan (Low/Medium/High):
- Berau: 604 titik (Rendah: 22, Sedang: 555, Tinggi: 27)
- Paser: 232 titik (Rendah: 18, Sedang: 201, Tinggi: 13)
- Kutai Timur: 117 titik (Rendah: 2, Sedang: 109, Tinggi: 6)
- Kutai Kartanegara: 83 titik (Rendah: 4, Sedang: 72, Tinggi: 7)
- Kutai Barat: 58 titik (Rendah: 2, Sedang: 48, Tinggi: 8)
- Penajam Paser Utara: 25 titik (Rendah: 1, Sedang: 24, Tinggi: 0)
- Mahakam Ulu: 9 titik (Rendah: 0, Sedang: 9, Tinggi: 0)
- Kota Samarinda: 5 titik (Rendah: 0, Sedang: 5, Tinggi: 0)
- Kota Balikpapan: 1 titik (Rendah: 0, Sedang: 1, Tinggi: 0)
Perbandingan Data Per 31 Agustus 2026
Sebagai pembanding, pada 31 Agustus 2026, total 844 titik panas terdeteksi di beberapa wilayah Kaltim dengan rincian: Berau (533 titik), Kutai Timur (102 titik), Paser (97 titik), Kutai Kartanegara (66 titik), Kutai Barat (31 titik), Mahakam Ulu (8 titik), Balikpapan (4 titik), Bontang (2 titik), dan Samarinda (1 titik).
Lonjakan drastis terutama terjadi di Kabupaten Berau yang bertambah 71 titik hanya dalam kurun waktu 24 jam, serta Kabupaten Paser yang melonjak lebih dari dua kali lipat dari 97 titik menjadi 232 titik. ***
