Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud melantik 136 Dewan Hakim dan Panitera yang baru saja resmi dilantik untuk Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2025. (Adpimrpov/Hudais TP)
Kutai Timur

Tugas Berat Menanti Dewan Hakim MTQ Kaltim 2025

  • Gubernur Tekankan Profesionalisme dan Integritas
Kutai Timur
Robi Sugiarto

Robi Sugiarto

Author

IBUKOTAKINI.COM — Tugas berat menanti 136 Dewan Hakim dan Panitera yang baru saja resmi dilantik untuk Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2025. 

Pelantikan dilakukan langsung oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur, Ahad (13/7/2025).

Pelantikan ini menjadi tanda dimulainya seluruh rangkaian pelaksanaan MTQ yang secara resmi akan dibuka pada malam harinya. 

Dalam sambutannya, Gubernur Rudy Mas'ud menegaskan bahwa peran Dewan Hakim tidak hanya sebagai juri, tetapi juga sebagai penegak keadilan, penjaga marwah, dan pengawal kualitas pelaksanaan MTQ.

“Tugas ini tidak ringan, tetapi sangat mulia. Profesionalisme, integritas, dan keikhlasan adalah kunci utama dalam menjalankan amanah ini,” tegas Gubernur.

BACA JUGA:

PPU Kirim 87 Kafilah ke MTQ Kaltim, Wabup Pesan Tampilkan Prestasi Terbaik - ibukotakini.com

Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang lomba. Ia adalah panggung syiar Islam, sarana pembinaan generasi Qur’ani, sekaligus penguat ukhuwah antarumat. Oleh karena itu, pelaksanaan MTQ harus menjunjung tinggi kejujuran, objektivitas, dan keadilan.

Gubernur juga menekankan bahwa keputusan para Dewan Hakim akan sangat menentukan persepsi publik terhadap wibawa Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ). 

Oleh sebab itu, para hakim dipilih melalui proses seleksi ketat dan diharapkan mampu menjalankan tanggung jawab dengan kompetensi dan rekam jejak yang baik.

“Kami percaya para Dewan Hakim adalah sosok-sosok yang layak dan mampu menjaga integritas MTQ,” ujarnya.

BACA JUGA:

49 Kafilah Balikpapan Siap Berlaga di MTQ Kaltim 2025 - ibukotakini.com

Usai pelantikan, dilakukan orientasi bagi Dewan Hakim. Agenda ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memahami standar penilaian, dan memastikan pelaksanaan MTQ berjalan adil, lancar, dan bermartabat.

Gubernur Harum menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Kaltim memandang MTQ sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keimanan dan akhlakul karimah. 

Ia berharap MTQ tidak hanya sukses secara acara, tetapi juga berhasil dalam membentuk pribadi-pribadi Qur’ani.

“Setiap keputusan harus mencerminkan keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab moral. Hasil MTQ tidak hanya soal siapa juara, tetapi siapa yang mampu membawa nilai Qur’an dalam kehidupan,” pesan Rudy Mas'ud.

BACA JUGA:

3 Hari Lagi Digelar, Bagaimana Persiapan MTQ Kaltim di Kutim? - ibukotakini.com

MTQ ke-45 Kaltim kali ini akan diikuti oleh 10 kafilah dari berbagai kabupaten/kota dengan total 950 personel. Mereka terdiri atas peserta lomba dari beragam cabang musabaqah, pelatih, ofisial, dan pendamping. ***