
Tumpeng Raksaksa Diarak di Syukuran HUT ke-129 Balikpapan
- Pelaksanaan syukuran secara bergilir di kecamatan merupakan upaya mendekatkan perayaan hari jadi kota kepada masyarakat
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Rangkaian syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan digelar di gelar di Kecamatan Balikpapan Kota. Tepatnya di Bendungan Telaga Sari (BTS) view, Selasa 10 Februari 2026 malam tadi.
Dalam acara yang digelar sederhana tersebut, syukuran diwarnai dengan pemotongan tumpeng berukuran raksaksa, tumpeng itu di arak dari kafe BTD View yang terletak di belakang kantor Kelurahan Telaga Sari.
Kurang lebih 500 meter, tumpeng tersebut diangkut oleh empat orang, yang di kawal tokoh Hanoman di sertainpara kuda lumping cilik. Di belakangnya, sejumlah orang turut mengiringi menggunakan lilin.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Agus Budi yang mewakili Wali kota Balikpapan Rahmad Mas'ud, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan Kota Balikpapan yang telah memasuki usia 129 tahun.
Ia menyebut, pelaksanaan syukuran secara bergilir di kecamatan merupakan upaya mendekatkan perayaan hari jadi kota kepada masyarakat.
“Di usia ke-129 ini, Balikpapan terus tumbuh dan berbenah. Syukuran yang digelar secara bergiliran di kecamatan merupakan wujud kesederhanaan sekaligus upaya mendekatkan perayaan hari jadi kota kepada warga,” ungkapnya.
BACA JUGA:
Di Usia 129, PKK Perkuat Kolaborasi Bangun Balikpapan - ibukotakini.com
Tidak hanya itu, perayaan yang digilir di setiap kecamatan ini juga sekaligus mendorong kegiatan yang memberi dampak langsung, termasuk pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penguatan pengelolaan lingkungan.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan syukuran ini dapat mempererat silaturahmi dan menjaga kerukunan antarwarga, sekaligus mendorong kreativitas masyarakat, menggerakkan ekonomi kerakyatan, serta mendukung pengembangan sektor pariwisata kota.
Pemilihan Bendali Telagasari sebagai lokasi kegiatan, kata Agus, bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut dinilai sebagai salah satu ruang publik dan spot wisata baru yang potensial untuk diperkenalkan kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan warga terhadap kotanya,” jelasnya.
Agus Budi juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan merawat Balikpapan dengan sepenuh hati.
“Balikpapan adalah rumah kita bersama. Mari kita rawat dengan kebersamaan dan hati, agar tetap nyaman dan berdaya saing sebagai kota global dalam bingkai Madinatul Iman,” ujarnya. ***
