
Tunanetra di Balikpapan Istiqomah Belajar Al-Qur’an, Ada BMH yang Beri Dukungan
- 30 Tunanetra Rutin Belajar Mengaji
Komunitas Kita
IBUKOTAKINI.COM - Keterbatasan penglihatan tak menjadi penghalang bagi para penyandang tunanetra di Kota Balikpapan untuk terus belajar Al-Qur’an dan memperdalam ilmu agama.
Di tengah tantangan mobilitas dan kebutuhan pendampingan khusus, puluhan peserta tetap istiqomah mengikuti kegiatan “Tunanetra Mengaji” yang rutin digelar setiap pekan.
Melihat semangat tersebut, program Dakwah BMH menghadirkan dukungan operasional rutin guna memastikan kegiatan pembinaan tetap berjalan berkesinambungan.
Program “Tunanetra Mengaji” dilaksanakan pada Minggu, 10 Mei 2026, di Kantor Pertuni Kota Balikpapan, Jalan Telaga Sari II, Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota.
BACA JUGA:
Dulu Kesulitan Wudhu, Jamaah Masjid Nurul Amal Syukuri Bantuan Sumur Bor BMH - ibukotakini.com
Sebanyak 30 peserta tunanetra mengikuti kegiatan pembelajaran Al-Qur’an braille, kajian keislaman, pembinaan ibadah, hingga pendampingan rutin yang dibimbing langsung oleh para pengajar.
Dukungan Transportasi dan Insentif Pengajar Bantu Kelancaran Program
BMH memberikan dukungan operasional berupa bantuan transportasi peserta dan pengajar, serta insentif rutin bulanan bagi pengajar untuk menjaga keberlangsungan program.
Bantuan tersebut dinilai sangat penting karena sebagian peserta memiliki keterbatasan mobilitas untuk menuju lokasi kegiatan.
Selain itu, keberadaan pengajar yang konsisten mendampingi peserta juga menjadi kunci utama keberhasilan pembinaan.
BACA JUGA:
Jaring Bantuan BMH Bikin Nelayan Pantai Seraya Gembira - ibukotakini.com
Program ini tak hanya membantu kelancaran kegiatan belajar Al-Qur’an braille, tetapi juga menjadi ruang penguatan mental dan spiritual bagi para peserta tunanetra.
Kantor Pertuni Kota Balikpapan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena selama ini aktif menjadi pusat pembinaan dan tempat berkumpul para penyandang tunanetra di Balikpapan. Lokasi tersebut juga dinilai mudah dijangkau oleh peserta binaan.
Jadi Sarana Silaturahmi dan Bangun Rasa Percaya Diri
Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, program ini juga menghadirkan dampak sosial yang besar bagi para peserta.
Kegiatan rutin tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri penyandang tunanetra agar lebih aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan di masyarakat.
BACA JUGA:
Jumat Berkah, BMH Salurkan 120 Nasi Kotak untuk Santri Tenggarong - ibukotakini.com
Para peserta dikenal memiliki semangat tinggi dalam memperdalam ilmu agama meskipun hidup dengan keterbatasan penglihatan.
Salah satu pengajar sekaligus penyandang tunanetra, Suyitno, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan BMH.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas perhatian dan dukungan dari BMH terhadap kegiatan Tunanetra Mengaji ini. Bantuan operasional dan dukungan rutin yang diberikan sangat membantu kami dalam menjalankan pembelajaran Al-Qur’an bagi teman-teman tunanetra,” ujarnya.
Ia berharap dukungan dari para donatur terus mengalir agar program pembinaan tunanetra dapat berjalan istiqomah dan menjangkau lebih banyak peserta di masa mendatang.***
