Festival Layanan Kemudahan dan Perlindungan UMKM di Aula Kantor DKUMKMP Balikpapan pada Selasa 14 April 2026
Balikpapan

UMKM Jadi Penopang Ekonomi, Pemkot Balikpapan Permudah Akses Layanan

  • Festival Kemudahan dan Perlindungan UMKM digelar di enam kecamatan Kota Balikpapan
Balikpapan
Ambarwati

Ambarwati

Author

IBUKOTAKINI.COM - Peran UMKM sebagai penopang perekonomian jadi perhatian Pemerintah Kota Balikpapan. 

Hal ini terungkap dalam pembukaan Festival Kemudahan dan Perlindungan UMKM 2026 yang digelar pada Selasa (14/4/2026) di Kantor Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan.

Asisten Wali Kota Balikpapan, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Neny Dwi Winahyu, yang hadir mewakili Wali Kota Rahmad Mas’ud, menegaskan bahwa UMKM terbukti mampu bertahan bahkan menjadi penyangga ekonomi saat masa pandemi Covid-19.

Ketika berbagai sektor industri mengalami tekanan, UMKM justru tetap bergerak dan membantu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

“UMKM menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan saat perekonomian mengalami penurunan sejak masa Covid-19. Bahkan, mereka bisa menopang ekonomi di tengah kondisi sulit,” katanya.

Melihat peran strategis tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan terus menekankan penguatan UMKM melalui berbagai program pembinaan dan kemudahan akses layanan. 

Salah satunya melalui Festival Kemudahan dan Perlindungan UMKM yang digelar di enam kecamatan ini.

BACA JUGA:

Festival Kemudahan dan Pelindungan UMKM, Peluang Usaha Naik Kelas - ibukotakini.com

Kegiatan ini diharapkan dapat mempermudah pelaku usaha dalam mengakses berbagai layanan, mulai dari legalitas usaha, peningkatan kualitas produk, hingga dukungan sertifikasi dan perizinan.

“Ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pendampingan dan fasilitasi secara berkelanjutan kepada pelaku UMKM,” jelas Neny.

Berdasarkan data DKUMKMP, jumlah UMKM di Balikpapan mencapai puluhan ribu unit usaha. Namun, yang telah masuk dalam binaan pemerintah kota masih sekitar 400 pelaku usaha. 

Kondisi ini menjadi perhatian agar lebih banyak UMKM dapat terjangkau program pembinaan.

Karena itu, pemerintah juga mendorong peran berbagai pihak, termasuk media dan pelaku UMKM yang telah menjadi mitra, untuk turut menyebarluaskan informasi terkait program pembinaan ini.

BACA JUGA:

DKUMKMP Gelar Festival Layanan di Enam Kecamatan Balikpapan - ibukotakini.com

“UMKM jumlahnya sangat besar. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya agar semakin banyak yang mendapatkan pendampingan, legalitas, serta penguatan produk dan pemasaran,” pungkasnya.

Sementara itu, beragam layanan disiapkan dalam kegiatan festival, mulai dari kurasi dan pendampingan usaha, pengurusan sertifikasi halal, hingga pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk merek produk.  

Tersedia pula layanan pengurusan izin usaha, keamanan pangan seperti PIRT dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), hingga pemeriksaan kesehatan bagi pelaku usaha.

Festival ini juga membuka peluang lebih luas bagi UMKM untuk masuk ke pasar pengadaan pemerintah melalui e-katalog versi 6, khususnya bagi produk yang telah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). (Adv Diskominfo Balikpapan)