Asisten Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Zulkipli, mengatakan jumlah undangan masih dalam tahap pembahasan panitia
Balikpapan

Undangan Upacara HUT RI di Balikpapan Berpotensi Dipangkas 50 Persen

  • Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah
Balikpapan
Muhammad S.J

Muhammad S.J

Author

IBUKOTAKINI.COM - Jumlah undangan pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Balikpapan berpotensi berkurang hingga separuh dari tahun-tahun sebelumnya. 

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah.

Asisten Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Zulkipli, mengatakan jumlah undangan masih dalam tahap pembahasan panitia. Namun, pengurangan jumlah tamu yang hadir dalam upacara menjadi salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan.

"Kalau biasanya undangan mencapai sekitar 4.000 orang, bisa saja nanti sekitar separuhnya. Tapi itu masih dal pembahasan," kata Zulkipli, Senin 1 Juni 2026.

Ia menjelaskan, selama ini Pemerintah Kota Balikpapan mengundang berbagai unsur masyarakat untuk menghadiri upacara kemerdekaan. 

Mulai dari ketua RT, organisasi kemasyarakatan (ormas), tokoh masyarakat, hingga berbagai elemen lainnya.

BACA JUGA:

Wali Kota Balikpapan Turun ke Jalan Bagi-Bagi Bendera ke Pengendara - ibukotakini.com

"Biasanya seluruh RT kita undang, kemudian ormas, tokoh masyarakat, dan elemen masyarakat lainnya," ucapnya.

Meski jumlah undangan akan disesuaikan, sejumlah kelompok tetap menjadi prioritas. 

Salah satunya adalah para veteran yang dinilai memiliki peran penting dalam peringatan Hari Kemerdekaan.

"Kalau veteran pasti kita undang. Untuk yang lainnya akan disesuaikan dengan jumlah undangan yang ditetapkan," jelasnya.

Menurut Zulkipli, penyesuaian jumlah undangan dilakukan seiring adanya kebijakan efisiensi. Namun demikian, pelaksanaan upacara tetap mengacu pada pedoman nasional dan tidak mengalami perubahan secara substansial.

"Yang disesuaikan hanya jumlah undangannya. Secara pelaksanaan tetap mengikuti pedoman nasional," ungkapnya.

BACA JUGA:

Hari Lahir Pancasila, Rahmad Mas’ud Serukan Pengamalan Nilai Kebangsaan - ibukotakini.com

Sementara itu, lokasi pelaksanaan upacara dipastikan tetap berlangsung di BSCC Dome. 

Sebelumnya, sempat muncul rencana pemindahan lokasi ke halaman Balai Kota sebagai bagian dari upaya efisiensi. Namun setelah mendapat pertimbangan dan arahan Wali Kota Balikpapan, upacara akhirnya diputuskan tetap digelar di Dome.

Keputusan tersebut juga mempertimbangkan kebutuhan teknis pelaksanaan dan latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Menurut Zulkipli, tim pelatih Paskibraka menilai halaman Balai Kota kurang memadai karena keterbatasan ruang.

"Pelatih Paskibraka juga mengusulkan tetap di Dome karena kalau digelar di halaman Balai Kota cukup sempit untuk pelaksanaan kegiatan," pungkasnya. ***