Petani mencoba mesin pertanian bantuan Kementerian Pertanian. Modernisasi alat menjadi salah satu upaya meningkatkan produksi beras di Kaltim. (Dokpim PPU)
Kabar Ibu Kota

Wagub Klaim Luas Lahan Sawah Naik 2 Kali Lipat

  • Sawah Aktif 33 Ribu Hektare
Kabar Ibu Kota
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM - Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, mengungkap capaian terbaru sektor pertanian. Dalam enam bulan terakhir, kata Seno, terjadi lonjakan luas lahan sawah aktif.

“Alhamdulillah, ada peningkatan pesat. Dari 16 ribu hektare sawah aktif menjadi 33 ribu hektare. Hasil panennya mencapai 305 ton gabah kering dalam kurun waktu enam bulan,” ujarnya.

Seno menegaskan bahwa pemerintah provinsi menargetkan kemandirian pangan dalam waktu dekat. “Kita berharap pada akhir 2026 Kaltim bisa swasembada pangan,” kata dia.

"Melalui program swasembada pangan ini, kami ingin memastikan bahwa Kaltim tidak hanya bergantung pada pasokan dari luar daerah. Kaltim harus mampu menjadi lumbung pangan yang berkelanjutan bagi masyarakatnya," ujar Seno Aji. 

BACA JUGA:

IHSG Tergelincir 1,06 Persen, Asing Catat Net Sell Rp1 Triliun - ibukotakini.com

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor agar program swasembada pangan berjalan optimal. Dukungan masyarakat, pemerintah pusat, hingga sektor swasta dinilai sangat krusial dalam mempercepat terwujudnya kemandirian pangan di Kaltim. 

“Dengan dukungan semua pihak, saya yakin cita-cita menuju swasembada pangan di Kalimantan Timur bisa terwujud, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” tambahnya. 

Seno Aji juga menyampaikan harapannya agar seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan pangan di daerah. 

BACA JUGA:

3 Tahun Lagi Warga Balikpapan Bisa Nikmati Grand Lagoon - ibukotakini.com

“Saya berharap masyarakat Kaltim ikut terlibat, baik melalui pemanfaatan lahan pertanian, peningkatan kreativitas dalam bercocok tanam, maupun menjaga semangat gotong royong". 

"Hanya dengan sinergi yang kuat, swasembada pangan bukan sekadar wacana, tetapi bisa menjadi kenyataan bagi Kalimantan Timur,” tegasnya. ***