
Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Ajak Orangtua Pahami Pendidikan Usia Dini
- Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam membangun rasa percaya diri anak
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Kota Balikpapan terus mensosialisasikan pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai persiapan penerapan program wajib belajar 13 tahun yang mulai diberlakukan pada 2027 mendatang.
Dalam sosialisasi pendidikan kepada masyarakat, pentingnya peran orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini, termasuk memastikan anak memperoleh pendidikan sebelum masuk sekolah dasar (SD).
“Orang tua harus memperhatikan perkembangan dan kesehatan anak-anak supaya siap mengikuti pendidikan,” ungkap Nurlena Rahmad Mas'ud dalam Pentas Seni Murid Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Tahun Ajaran 2025/2026 di Gedung Dome Balikpapan, Selasa (19/5/2026).
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/anak-masuk-sd-wajib-lulus-paud-disdikbud-gencar-sosialisasi
Ia mengatakan kebijakan wajib belajar 13 tahun nantinya mewajibkan anak mengikuti pendidikan prasekolah selama satu tahun sebelum masuk SD.
"Pendidikan usia dini menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kesiapan belajar anak," tuturnya.
Selain penguatan PAUD, pihaknya juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan dasar melalui berbagai program pembelajaran di sekolah.
Menurutnya, anak-anak yang telah mengikuti pendidikan prasekolah akan lebih siap beradaptasi saat memasuki jenjang SD, terutama dalam kemampuan sosial, disiplin, dan proses belajar di kelas.
BACA JUGA:
“Anak-anak yang sudah melalui pendidikan awal biasanya lebih siap mengikuti pembelajaran di sekolah,” katanya.
Ia mengajak masyarakat dan keluarga ikut berperan aktif dalam menyiapkan anak-anak menghadapi perubahan sistem pendidikan tersebut.
“Ayo kita bekerja sama memberi pemahaman kepada keluarga dan masyarakat tentang pentingnya pendidikan anak sejak dini,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menilai pentingnya perhatian orang tua terhadap kebutuhan dasar anak saat bersekolah, termasuk kesiapan perlengkapan dan pakaian sekolah.
"Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam membangun rasa percaya diri anak ketika mengikuti proses pendidikan di sekolah," pungkasnya. ***
