Wawali Balikpapan: Puasa Bukan Alasan Turunkan Kinerja ASN
Balikpapan

Wawali Balikpapan: Puasa Bukan Alasan Turunkan Kinerja ASN

  • Layanan dasar seperti administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan hingga layanan publik lainnya tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah
Balikpapan
Ambarwati

Ambarwati

Author

IBUKOTAKINI.COM - Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan agar tidak menjadikan ibadah puasa sebagai alasan menurunkan performa kerja selama Ramadan.

Menurut dia, kualitas pelayanan publik harus tetap optimal meskipun terdapat penyesuaian jam kerja pada bulan suci. 

Perubahan waktu operasional, kata Bagus, tidak boleh berdampak pada produktivitas maupun respons terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kualitas pelayanan kepada masyarakat harus tetap optimal. Kedisiplinan aparatur harus dijaga. Puasa bukan alasan untuk menurunkan kinerja. Justru di bulan suci ini, kita perlu menunjukkan tingkat integritas dan tanggung jawab yang lebih tinggi,” ungkap Bagus, Kamis (26/2/2026).

Ia menyatakan, berbagai layanan dasar seperti administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, perizinan usaha, hingga layanan publik lainnya tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

BACA JUGA:

Harga Mulai Naik, Pemkot Balikpapan Siap Turun Tangan - ibukotakini.com

“Kita memiliki tanggung jawab tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga menjaga integritas, etika, dan akhlak dalam setiap pekerjaan yang ada,” katanya.

Bagus menilai masyarakat tetap membutuhkan akses layanan yang cepat dan tepat selama Ramadan. Oleh karena itu, komitmen melayani harus dijaga, bahkan ditingkatkan.

“Sebagai abdi negara, komitmen kita melayani tidak boleh berubah, termasuk di bulan Ramadan,” tambahnya.

Selain soal kinerja, ia juga mengajak ASN menjadikan Ramadan sebagai momentum evaluasi dan introspeksi diri dalam profesional kerja. 

Nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan empati terhadap masyarakat diharapkan semakin menguat dan menjadi budaya kerja di lingkungan Pemkot Balikpapan.

“Ramadan harus menjadi sarana introspeksi dan memperkuat komitmen kita memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Balikpapan,” imbuhnya.

Ia berharap, semangat Ramadan mampu mendorong peningkatan integritas dan dedikasi setiap ASN.

“Sehingga kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah tetap terjaga,” pungkas Bagus. (Adv Diskominfo Balikpapan)