Yono Suherman: MTQ Jadi Tradisi dan Penguat Akhlak Generasi Muda Balikpapan
Balikpapan

Yono Suherman: MTQ Jadi Tradisi dan Penguat Akhlak Generasi Muda Balikpapan

  • Peserta memiliki potensi besar untuk kembali mengharumkan nama Balikpapan di tingkat provinsi bahkan nasional
Balikpapan
Muhammad S.J

Muhammad S.J

Author

IBUKOTAKINI.COM - Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman, menghadiri penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-53 yang berlangsung di Politeknik Balikpapan, Rabu (19/11/2025) malam. Ia menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan MTQ tahun ini, khususnya Kecamatan Balikpapan Utara berhasil menjadi juara umum.

Yono mengaku bersyukur gelaran MTQ di Balikpapan bisa berjalan lancar dan mendapat dukungan luas dari masyarakat. Harapannya MTQ tingkat kota dapat diselenggarakan secara rutin setiap tahun dan tidak berhenti pada ajang lomba semata.

“Alhamdulillah MTQ berjalan lancar, dan pemenangnya dari Balikpapan Utara. Harapan kami MTQ tidak hanya menjadi perlombaan, tetapi juga dapat diaktualisasikan dalam perilaku sesuai Al-Qur’an,” ungkapnya.

Yono menilai para peserta, baik yang menjadi juara maupun yang belum berhasil, memiliki potensi besar untuk kembali mengharumkan nama Balikpapan di tingkat provinsi bahkan nasional. Ia mendorong agar semangat berkompetisi dan mencintai Al-Qur’an terus dijaga.

“Kami berharap yang menang dan seluruh peserta bisa membawa semangat ke tingkat provinsi, membawa nama Balikpapan. Ini memberi kekuatan bagi kita sebagai kota beriman,” ucapnya.

BACA JUGA:

DPRD Balikpapan Apresiasi Suksesnya MTQ Balikpapan ke-53 - ibukotakini.com

Dalam kesempatan itu, Yono juga mengatakan pentingnya dukungan bagi para hafiz dan hafizah. Menurutnya, banyak perguruan tinggi yang kini memberikan jalur khusus dan beasiswa penuh bagi penghafal Al-Qur’an, sehingga prestasi mereka harus terus difasilitasi.

“Banyak kampus memberikan beasiswa dari semester awal sampai selesai bagi para juara MTQ. Ini peluang besar bagi para penghafal Al-Qur’an untuk meraih pendidikan terbaik,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda sangat penting agar mereka terbiasa tampil dan berprestasi. Balikpapan pun, lanjutnya, memiliki sejarah kuat dalam kompetisi MTQ tingkat nasional dan perlu kembali mengulang capaian tersebut.

Yono turut mengajak orang tua dan masyarakat luas untuk mendukung kemampuan anak dalam membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an. Dukungan keluarga menjadi fondasi utama dalam melahirkan generasi Qur’ani.

“Para orang tua harus mendukung anak-anaknya. Semoga mereka bisa memberikan yang terbaik bagi kota Balikpapan,” ujarnya. (ADV/DPRD Balikpapan)