
Yono Suherman: Revitalisasi Pasar Kebun Sayur Penting
- Pembangunan diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, peluang usaha luas bagi pelaku UMKM di Balikpapan
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Wakil Ketua DPRD Balikpapan Yono Suherman mendukung langkah Pemerintah Kota Balikpapan terkait revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur.
Dukungan itu setelah Pemkot Balikpapan mengajukan dukungan anggaran kepada Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Menurut Yono, kunjungan Wali Kota Balikpapan ke kementerian tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat pembangunan kembali.
Mengingat pasar tradisional yang selama ini digunakan menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
“Harapannya pembangunan Pasar Inpres bisa segera dibangun dengan fasilitas yang lebih baik dan memfasilitasi UMKM yang ada di Kota Balikpapan,” kata Yono saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (5/3/2026).
Ia menilai, revitalisasi Pasar Inpres tidak hanya berfungsi sebagai pusat perdagangan. Tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai kawasan yang mendukung sektor pariwisata sekaligus promosi produk lokal.
Dengan penataan yang lebih modern dan representatif, pasar tersebut diharapkan dapat menjadi destinasi wisata belanja.
BACA JUGA:
Pemkot Balikpapan Siapkan Revitalisasi Pasar Inpres - ibukotakini.com
Pusat belanja wisatawan yang menampilkan beragam produk khas Balikpapan, termasuk suvenir dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Ini juga sesuai dengan harapan masyarakat agar kawasan menjadi destinasi wisata sekaligus membantu perkembangan UMKM, sehingga berkontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan,” kata Yono.
Ia menambahkan, dukungan pemerintah pusat dinilai penting untuk merealisasikan rencana revitalisasi. Pasalnya, anggaran daerah mengalami di tengah kebijakan efisiensi belanja.
Ada tiga skema pembiayaan yang memungkinkan untuk pembangunan pasar tersebut. Di antaranya anggaran pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah kota.
“Namun seperti yang kita tahu pemangkasan anggaran cukup besar. Karena itu kita berinisiatif mengajukan proposal ke pusat agar pembangunan terealisasi,” ujarnya.
Yono berharap komunikasi dan koordinasi antara Pemerintah Kota Balikpapan dan pemerintah pusat terus berjalan.
“Pembangunan diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, peluang usaha luas bagi pelaku UMKM di Balikpapan,” tutupnya. ***
